Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Mutia NIM 2419.083 yang berjudul “Kemandirian Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Menggunakan Model Dicovery Learning Pada Siswa Kelas VII MTsN 10 Agam Tahun Pelajaran 2023/2024” Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VII MTsN 10 agam bahwa rendahnya kemandirian siswa dalam belajar matematika, hal ini ditandai dengan siswa yang cendrung bergantung pada orang lain, dapat dilihat bahwa hampir sebagian besar siswa lebih sering menunggu dan mencontek jawaban dari temannya serta siswa juga tidak diajarkan dalam menemukan konsep sendiri dalam belajar. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa juga terjadi di kelas VII, dapat dilihat dari nilai salah satu soal pemecahan masalah yang diberikan guru pada saat ulangan harian matematika yang memenuhi indikator pemecahan masalah matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemandirian belajar matematika siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model Discovery Learning dan apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model Discovery Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 10 AGAM tahun pelajaran 2023/2024”. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 10 Agam. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket kemandirian belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data angket kemandirian belajar diolah menggunakan perhitungan persentase sedangkan tes kemampuan pemecahan masalah diolah dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan Hasil analisis data angket kemandirian belajar siswa diperoleh persentase 76,12% tergolong pada kriteria tinggi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh t_hitung= 4,04 dan t_tabel = 1,68 karena t_hitung > t_tabel berarti H_0 ditolak, sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh P-value = 0,000, α = 0,05 dan P-value α. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar matematika siswa dengan mengikuti model discovery Learning tergolong tinggi dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model Discovery Learning lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 10 Agam Tahun Pelajaran 2023/2024.