Abstrak
Skripsi ini berjudul “Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Problematika Kegiatan Keagamaan di SMP Negeri 6 Bukittinggi” yang ditulis oleh Putri Wahyuni Nim: 2119030 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djambil Djambek Bukittinggi 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh strategi guru PAI dalam mengatasi problematika kegiatan keagamaan yaitu kegiatan shalat zuhur berjamaah dan kegiatan Muhadharah. Berdasarkan fenomena-fenomena yang peneliti temukan bahwa masih banyak terjadi problematika pada kegiatan keagamaan. Pada saat shalat zuhur berjamaah, masih banyak siswa-siswi yang terlambat untuk melaksanakan shalat, padahal kalau dilihat dari waktu yang diberikan dari pihak sekolah, sekitar 30 menit untuk waktu berwhudu’nya. Fenomena lainnya terjadi pada saat kegiatan Muhadharah, masih banyak siswa-siswi yang tidak lengkap memenuhi agenda Muhadharah yaitu Al-Qur’an dan buku catatan Muhadharah, serta juga bagi siswa laki-laki masih banyak yang tidak membawa peci pada saat pelaksanaan kegiatan Muhadharah. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah Field Research yaitu penelitian lapangan yang dilihat secara langsung dengan menggunakan metode Deskriptif Kualitatif sebagai prosedur yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat dicermati, dan teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa strategi yang dipakai guru PAI dalam mengatasi problematika kegiatan keagamaan di SMP Negeri 6 Bukittingi yaitu shalat zuhur dan kegiatan Muhadharah. Untuk shalat zuhur berjamaah strategi yang digunakan oleh guru PAI yaitu yang pertama melakukan pengawasan dan pengamatan, pemanggilan, peneguran, pengarahan serta juga nasehat kepada siswa-siswi, setiap guru melakukan Rolling kepada setiap kelas untuk melakukan pengecekan terhadap siswa-siswi yang tidak shalat dan haid kemudian dilaporkan ke guru PAI, serta juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa-siswi untuk shalat tepat waktu dan tidak membuang-buang waktu kesempatan berwhudu dengan bermain-main. Untuk kegiatan Muhadharah strategi yang digunakan yaitu melakukan pengecekan mulai dari Al-Qur’an, buku agenda Muhadharah, serta topi untuk siswa laki-laki, pengawasan kegiatan Muhadharah, peneguran langsung kepada siswa-siswi yang meribut, pemisahan tempat duduk bagi siswa-siswi yang berbicara pada saat pelaksanaan kegiatan Muhadharah, pencatatan siswa-siswi yang tidak lengkap agenda Muhadharah nya kemudian dilaporkan kepada masing-masing wali kelas, penambahan nilai pada mata pelajaran PAI yang lengkap agenda Muhadarah nya.