Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah simatorkis pasaman timur”Oleh FADHLIANI, Nim 2119117, ProgramStudi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) universitas islam negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek, Bukittinggi 2023. Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis. Pokok permasalahan penelitian ini yaitu mengangkat pertanyaan penelitian: 1).Bagaimana strategi guru guru MTs Nurul Hidayah di kelas IX dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah 2).Apa faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan guru MTs nurul hidayah di kelas IX dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah 3).Apa solusi guru untuk memecahkan penghambat peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Permasalahan yang diteliti dapat menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan tentang suatu peristiwa yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci yaitu guru Al-Qur’an Hadist dan Informan pendukung yaitu siswa kelas IX di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Pasaman Timur. Hasil Penelitian: 1). Strategi yang guru Al-Qur’an Hadist gunakan ialah metode dan teknik,metodenya ialah Metode Takrir, Metode Kitabah, Metode Sima’i dan tekniknya menjadikan guru sebagai instruktur dalam membimbing peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an dan Hadist 2). Faktor penghambat dan pendukung, penghambat ialah adanya rasa malas dalam mengulang hafalan Al-Qur’an Hadist, waktu yang sedikit sehingga peserta didik tidak selesai dalam menulis ayat Al-Qur’an Hadist, dan peserta didik yang tergolong banyak menyebabkan keributan atau ada juga peserta didik yang menghafal dikelas dengan nada yang tinggi sehingga mengganggu peserta didik lain yang sedang menyetorkan hafalan kepada guru, Faktor pendukung ialah adanya ekstrakulikuler yang mendukung seperti tahfiz dan tilawah dan keinginan yang kuat utuk mengulang hafalan, pendukungnya ialah buku dengan adanya buku dapat memudahkan peserta didik dalam mengingat hafalan yang lupa, dan guru yang memperdengarkan bacaan ayat Al-Qur’an dan hadist sesuai dengan makhorijul huruf dan tajwidnya agar peserta didik dapat mempraktekkannya. 3). Solusi dari kendala tersebut adalah memberikan hukuman berupa berdiri di depan dan membedakan nilai peserta didik antara yang menghafal dengan yang tidak menghafal, kemudian diberi tugas ketika tidak selesai menulis ayat Al-Qur’an dan Hadist disekolah bisa dilanjutkan dirumah serta tidak ribut dan mengurangi suara saat menghafal Al-Qur’an dan Hadist dikelas agar tidak mengganggu peserta didik lain yang sedang menyetor hafalan di depan kelas ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah simatorkis pasaman timur”Oleh FADHLIANI, Nim 2119117, ProgramStudi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) universitas islam negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek, Bukittinggi 2023. Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis. Pokok permasalahan penelitian ini yaitu mengangkat pertanyaan penelitian: 1).Bagaimana strategi guru guru MTs Nurul Hidayah di kelas IX dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah 2).Apa faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan guru MTs nurul hidayah di kelas IX dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di pondok pesantren nurul hidayah 3).Apa solusi guru untuk memecahkan penghambat peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an dan Hadist pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Permasalahan yang diteliti dapat menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan tentang suatu peristiwa yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci yaitu guru Al-Qur’an Hadist dan Informan pendukung yaitu siswa kelas IX di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Pasaman Timur. Hasil Penelitian: 1). Strategi yang guru Al-Qur’an Hadist gunakan ialah metode dan teknik,metodenya ialah Metode Takrir, Metode Kitabah, Metode Sima’i dan tekniknya menjadikan guru sebagai instruktur dalam membimbing peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an dan Hadist 2). Faktor penghambat dan pendukung, penghambat ialah adanya rasa malas dalam mengulang hafalan Al-Qur’an Hadist, waktu yang sedikit sehingga peserta didik tidak selesai dalam menulis ayat Al-Qur’an Hadist, dan peserta didik yang tergolong banyak menyebabkan keributan atau ada juga peserta didik yang menghafal dikelas dengan nada yang tinggi sehingga mengganggu peserta didik lain yang sedang menyetorkan hafalan kepada guru, Faktor pendukung ialah adanya ekstrakulikuler yang mendukung seperti tahfiz dan tilawah dan keinginan yang kuat utuk mengulang hafalan, pendukungnya ialah buku dengan adanya buku dapat memudahkan peserta didik dalam mengingat hafalan yang lupa, dan guru yang memperdengarkan bacaan ayat Al-Qur’an dan hadist sesuai dengan makhorijul huruf dan tajwidnya agar peserta didik dapat mempraktekkannya. 3). Solusi dari kendala tersebut adalah memberikan hukuman berupa berdiri di depan dan membedakan nilai peserta didik antara yang menghafal dengan yang tidak menghafal, kemudian diberi tugas ketika tidak selesai menulis ayat Al-Qur’an dan Hadist disekolah bisa dilanjutkan dirumah serta tidak ribut dan mengurangi suara saat menghafal Al-Qur’an dan Hadist dikelas agar tidak mengganggu peserta didik lain yang sedang menyetor hafalan di depan kelas