Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Partisipasi Generasi Milenial Dalam Melestarikan Kampung Adat Saribu Gonjog Di Nagari Koto Tinggi” yang ditulis oleh Muhammad Ihsanul Ikhwan, NIM. 4619010 pada program studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya kampung adat Saribu Gonjong yang memiliki berbagai keunikan dan ciri khasnya. Maka dari itu masyarakat di Nagari Koto Tinggi membentuk berbagai program yang berfokus kepada melestarikan kampung adat Saribu Gonjong. Program melestarikan ini bertujuan untuk menjaga keasrian baik itu rumah gadang maupun potensi wisata yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk program melestarikan kampung adat Saribu Gonjong yang dibentuk oleh masyarakat di Nagari Koto Tinggi serta partisipasi generasi milenial dalam program melestarikan kampung adat Saribu Gonjong yang dibuat oleh masyarakat di Nagari Koto Tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini terdiri dari informan terlibat yaitu 4 (empat) generasi milenial di Nagari Koto Tinggi dan informan pengamat yaitu 2 (dua) orang pemilik rumah gadang, 1 (satu) orang tokoh adat, 1 (satu) orang tokoh agama, 1 (satu) orang tokoh masyarakat, 1 (satu) orang pihak akademis, dan 1 (satu) orang wali nagari Koto Tinggi. Untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, metode analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi sumber, teknik serta waktu. Hasil penelitian ditemukan adanya program melestarikan kampung adat Saribu Gonjong yang dibentuk oleh masyarakat di Nagari Koto Tinggi, pertama program pokdarwis, program koperasi, program pokmaswas, program sanggar, dan program gotong royong. Partisipasi generasi milenial dalam program melestarikan kampung adat Saribu Gonjong yang dibuat oleh masyarakat di Nagari Koto Tinggi yaitu pendidikan dan kesadaran, partisipasi aktif, pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan kewirausahaan, serta inovasi dan kreatif.