Abstrak
ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Analisis Manajemen Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit Perspektif Bisnis Islam (Studi Kasus: Petani Kelapa Sawit Muara Kiawai Kabupaten Pasaman Barat)”. Disusun oleh Indra Pradana Nim 3719216 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh petani kelapa sawit dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit belum maksimal sehingga mempengaruhi kualitas hasil buah kelapa sawit. Kemudian etika petani kelapa sawit membayar upah pekerja tidak tepat waktu, sehingga kurangnya etika dalam bertanggung jawab. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan manajemen pengelolaan perkebunan kelapa sawit perspektif bisnis Islam Muara Kiawai Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Informan penelitian dalam penelitian yaitu petani sawit Muara Kiawai. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan mereduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa manajemen pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Muara Kiawai Pasaman Barat belum maksimal. Petani kelapa sawit di Muara Kiawai kurang paham akan pembibitan sendiri dan membeli ke tempat pembibitan dengan harga yang cukup mahal. Petani kelapa sawit belum mengetahui waktu tanam dalam penanaman kelapa sawit. Perawatan kebersihan sekeliling kelapa sawit tidak diperhatikan, tidak memiliki piringan dan petani kurang paham dosis pemupukan. Pada pengendalian hama dan penyakit kelapa sawit petani hanya membiarkan hama dan gulma yang mengganggu. Pada proses panen, petani memanen sawit belum waktunya panen disebabkan keadaanyang mendesak sehingga mempengaruhi hasil panen yang tidak produktif. Maka dari itu diperlukanya pengelolaan yang maksimal untuk meningkatkan hasil panen. Keluhan petani sawit disaat harga sawit yang rendah dan harga pupuk yang semakin tinggi membuat petani mengalami kesulitan. Kemudian etika bisnis Islam petani sawit dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit terjadi keterlambatan pembayaran upah ke pekerja. Dalam tinjauan etika bisnis Islam berdasarkan 5 prinsip didalamnya yang meliputi tauhid, keadilan, kebenaran (kejujuran), tanggung jawab dan ihsan. Hal tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan etika bisnis Islam yaitu prinsip tauhid dan prinsip tanggung jawab yang membentuk satu kesatuan yang utuh.