Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar terhadap Indeks Harga Saham Jakarta Islamic Index (JII) di Indonesia dengan Harga Emas Dunia sebagai variabel moderasi. Data ada penelitian ini diambil pada periode tahun 2018-2021.Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi data time series dengan pengolahan menggunakan Software Eviews9. Hasil pengujian dengan menggunakan pendekatan Analisis Linear Berganda dengan menunjukkan bahwa, secara parsial setelah covid periode 2020-2021 Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham JII dengan nilai koefisien 235.67 dan nilai signifikan 0,006 0,05. Menandakan pada saat Inflasi naik maka Indeks Harga Saham JII juga akan naik dan sebaliknya. Sedangkan Nilai Tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham JII sebelum covid periode 2018-2019, dengan nilai koefisien sebesar -0.070 dan nilai signifikansi (Prob.) sebesar 0.0001 0.05. Menandakan pada saat Nilai Tukar naik maka Indeks Harga Saham JII akan naik, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan uji Moderated Regression Analysis (MRA) Harga Emas Dunia tidak dapat memoderasi Inflasi dan Nilai Tukar terhadap Indek Harga Saham JII baik sebelum covid periode 2018-2019 maupun setelah covid periode 2020-2021. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Inflasi dan Nilai Tukar memiliki kontribusi terhadap Indeks Harga Saham JII sebelum covid sebelum uji interaksi sebesar 51.5% dan setelah uji interaksi menjadi naik menjadi 52%. Sedangkan hasil uji determinasi setelah covid periode 2020-2021 Inflasi dan Nilai Tukar memiliki kontribusi terhadap Indeks Harga Saham JII sebelum uji interaksi sebesar 51.5% dan mengalami penurunan menjadi 30.3% setelah uji interaksi.