Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Pengaruh Upah Minimum Regional (UMR) dan Angkatan Kerja terhadap tingkat pengangguran terbuka

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Islam•8 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “PENGARUH UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) DAN ANGKATAN KERJA TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN PASAMAN PERIODE 2014-2020 DILIHAT DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM” yang disusun oleh Nur Emalia (3218260) Skripsi Mahasiswa program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang penulis skripsi dilihat dari Upah minimum regional yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, akan tetapi jumlah angkatan kerja mengalami fluktuasi, dan terjadinya fluktuasi terhadap peningkatan dan penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pasaman dari tahun 2014-2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional (UMR) dan Angkatan kerja terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pasaman periode 2014-2020 dilihat dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder periode 2014-2020 di Kabupaten Pasaman. Analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda yang di olah dengan menggunakan teknik statistik yaitu penggunaan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Y: 16,343+ 4,559 X1 + 151 X2 ini menunjukkan bahwa nilai koefisien konstanta sebesar 16,343% apabila upah minimum regional, angkatan kerja tidak ada, maka tingkat pengangguran terbuka sebesar 16,343%. Nilai koefisien regresi variabel Upah minimum regional sebesar 4,559 bertanda positif artinya setiap terjadi kenaikan satu-satuan pada upah minimum regional maka tingkat penganggura terbuka akan menyebabkan kenaikan sebesar 4,559%. Nilai koefisien regresi variabel angkatan kerja sebesar 151%, bertanda positif setiap terjadi kenaikan satu-satuan pada angkatan kerja maka tingkat pengangguran terbuka akan mengalami kenaikan sebesar 151%. (2) Uji t menunjukan variabel upah minimum regional memiliki nilai sig 0, 000 0,05 maka H0 diterima dan H1ditolak dan Variabel angkatan kerja memiliki nilsi sig 0,000 0,05 maka.. Selanjutnya hasil uji F memiliki nilai sig memiliki nilsi sig 0,000 0,005 secara smultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap variabel tingkat pengangguran terbuka. 3) Hasil uji koefisien determinasi nilai Adjusted R square sebesar 0,98 artinya pengaruh variabel X terhadap variabel Y sebesar 98% dan sisanya 2% dipengaruhi oleh variabel lain yangtidak diteliti. Kata kunci : Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Regional dan Angkatan kerja.

Kata kunci

Tingkat pengangguran terbuka, upah minimum regional dan Angkatan Kerja

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Upah Minimum Regional (UMR) dan Angkatan Kerja terhadap tingkat pengangguran terbuka2022 · oai:ais:skripsi:10278

Publikasi terkait