Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Kualitas SDM dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020–2024”. Disusun oleh Nesha Rahmanda Suci, NIM 3222076, mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian perkembangan kualitas sumber daya manusia yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan perkembangan ketimpangan distribusi pendapatan yang diukur menggunakan gini ratio pada kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat dimana tidak menunujukkan hubungan yang negatif, serta ketidaksesuaian perkembangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan perkembangan ketimpangan distribusi pendapatan yang diukur menggunakan gini ratio pada kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat dimana tidak menunujukkan hubungan yang positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas SDM dan tingkat pengangguran terbuka terhadap ketimpangan distribusi pendapatan kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat tahun 2020–2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data panel yang mencakup 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2020–2024. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Pengujian yang dilakukan meliputi uji pemilihan model (uji Chow dan uji Hausman), uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (Adjusted R²) serta uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,756521 > 1,66159) serta nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,0003 0,05). Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, yang dibuktikan dengan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (0,061933 1,66159) dan nilai probabilitas lebih besar dari tingkat signifikansi (0,9508 > 0,05). Secara simultan, kualitas SDM dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung lebih besar dari F tabel (8,839758 > 3,940) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,000000 0,05). Hasil koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,625192 atau 62,5192%, yang berarti bahwa variabel kualitas SDM dan tingkat pengangguran terbuka mampu menjelaskan variasi ketimpangan distribusi pendapatan sebesar 62,5192%, sedangkan sisanya sebesar 37,4808% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti pertumbuhan ekonomi dan investasi. Kata Kunci: Kualitas SDM, Tingkat Pengangguran Terbuka, Ketimpangan Distribusi Pendapatan