Abstrak
Nama : Andy Riski Pratama, Nim : 2118036 Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Judul Skripsi : Pengaruh Penerapan Model Learning Cycle 5E Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Di SMA Negeri Kota Bukittinggi. Berdasarkan observasi dengan guru Pendidikan Agama Islam Kelas XI IPS 3 di SMA NEGERI 4 KOTA BUKITTINGGI menunjukkan bahwa hasil belajar PAI peserta didik rendah. Penyebab hal ini adalah peserta didik yang kurang tertarik dan menganggap PAI adalah pembelajaran menghafal. Peserta didik hanya diajak membayangkan tanpa ada contoh dan bukti nyata terkait materi. Pembelajaran PAI harus menerapkan model pembelajaran yang kreatif, aktif, dan inovatif agar peserta didik ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA 4 Negeri 4 Kota Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quansy Eksperimental Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 3. Sampel penelitian yaitu Kelas XI IPS 4 sebagai kelas Eksperimen dengan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E, kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas dengan uji Shapiro Whilk, dan Uji Homogenitas dengan Chi - Square. Dilanjutkan dengan Uji Hipotesis dengan Uji-t Post Test Group Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan maka di peroleh kesimpulan Hasil belajar siswa yang diajar dengan model Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, tergolong cukup baik. Hal ini dapat dibuktikan pada tes yang dilakukan yaitu tes posttest. Dimana, hasil posttest belajar siswa masuk dalam kategori tinggi dengan pencapaian nilai rata-rata 84,24 dan adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Bukittinggi. Hal ini telah dibuktikan berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Simple Test, dimana diperoleh nilai signifikan hasil belajar siswa yaitu 0,000 < 0,05.