Abstrak
ABSTRAK Kedudukan Pendidikan Islam dalam kehidupan manusia menempati tempat yang penting. Karena Pendidikan merupakan salah satu hak dasar manusia. Ilmu yang didapat alam proses pendidikan juga merupakan sebuah kebutuhan primer yang harus diperoleh setiap manusia. Dengan Pendidikan maka akan didapatnya ilmu dan dengan adanya ilmu maka kita akan di naikan derajat kita. Islam sangat memperhatikan ilmu pengetahuan, Karena dengan ilmu manusia bisa berkarya dan berprestasi. Selanjutnya dengan ilmu, ibadah seseorang menjadi sempurna. Islam mewajibkan umatnya mencari ilmu bukan sebatas ilmu agama, mempelajari ilmu pengetahuan apa saja yang membawa kemaslahatan dan berguna bagi manusia dalam hidup dan kehidupannya di dunia, selama tidak bertentangan dan merusak Akidah Islamiyah, maka diperbolehkan. Dalam pandangan Hamka Ilmu merupakan sarana yang dapat menunjang kemajuan dan kejayaan hidup manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian Library Reseacrh yang merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah Content analysis, yaitu mengeksplorasi Pandangan Hamka tentang konsep ilmu dan implikasinya terhadap kurikulum pendidikan Islam. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Hamka mengenai ilmu serta implikasinya terhadap kurikulum pendidikan Islam. Setelah dilakukan kajian yang mendalam, hasil penelitian menunjukkan bahwa Ilmu menurut Hamka bukan hanya untuk membantu manusia memperoleh penghidupan yang layak, melainkan lebih dari itu, dengan ilmu manusia akan mampu mengenal tuhannya, membentuk Akhlaknya, dan senantiasa berupaya mencari keridhaan Allah. Kurikulum pendidikan menurut Hamka harus mencakup seluruh ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan menjadi dasar bagi kemajuan dan kejayaan umat. Materi pendidikan yang dimuat dalam kurikulum pendidikan Islam menurut Hamka, sekurang-kurangnya terdiri dari: tauhid, tafsir, fiqih, hadits, nahwu, mantiq, bayan, sejarah, filsafat, kesusastraan, ilmu berhitung, ilmu bumi, ilmu falak, ilmu tubuh dan jiwa manusia, ilmu masyarakat, ilmu tumbuh-tumbuhan, ilmu pemerintahan, keterampilan memanah, berenang, dan berkuda, dan lain-lain.