Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak oleh Ayah Kandung (Studi Kasus di Jorong IV Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Pidana Islam (Jinayah)•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ANALISIS HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN ANAK OLEH AYAH KANDUNG (Studi Kasus di Jorong IV Labu Pacah Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung)”. Skripsi ini disusun oleh Syerlina Zamarni dengan NIM 1418050 Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah), Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Motivasi penulis untuk membahas permasalahan ini ialah dilatarbelakangi adanya ketidakefektifan pemerintah serta kelalaian pemerintah Nagari dalam menerapkan sanksi bagi pelaku pelecehan. Masalah utama dalam skripsi ini ialah mengenai pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak kandung. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan di nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung, dan faktor apa saja yang menyebabkan pelaku tidak di pidana, serta menganalisis menurut perspektif Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif mengenai hukuman bagi pelaku. Selain itu juga untuk meninjau lebih dalam mengenai tindakan dan langkah yang diambil masyarakat dalam menyikapi kasus tersebut. berdasarkan observasi awal yang dilakukan hampir sebagian masyarakat mengetahui kasus tersebut begitupula dengan aparat pemerintahan setempat seperti Jorong, Mamak Adat, dan Pemerintah Walinagari. Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris yaitu suatu metode penelitian dengan menggabungkan unsur hukum normatif yang didukung dengan penambahan data atau unsur empiris. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan data primer adalah wawancara langsung kepada pihak-pihak yang mengetahui kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap anak oleh ayah kandung di Nagari Geragahan Lubuk Basung dan studi lapangan. Sedangkan data sekundernya didapatkan dari studi pustaka. Pengolahan data yang dilakukan penulis dengan cara field research atau wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan bahwa diamnya masyarakat dalam kasus ini disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah sehingga menyebabkan masyarakat tidak paham tindakan apa yang harus diambil atau dilakukan. Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan anak kandung ini juga tidak dipidana karena kelalaian dari aparat pemerintah, tidak berjalannya sistem yang ada di Nagari serta faktor utama ialah pihak keluarga yang tidak melaporkan kasus ini pada pihak yang berwajib. Sesuai dengan ketentuan Hukum Islam pelaku dihukum qishash karena pelaku tetap bersalah dan wajib menjalankan hukuman qishash, disebabkan di dalam aksinya terhadap korban terdapat niat dan kesengajaan untuk menghilangkan nyawa korban. Sedangkan ketentuan Hukum Positif pelaku di jerat dalam pasal 288 (1), (2), (3) yaitu di jatuhkan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.

Kata kunci

Analisis, Hukum Pidana Islam, Pembunuhan dan Pemerkosaan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak oleh Ayah Kandung (Studi Kasus di Jorong IV Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung)2022 · oai:ais:skripsi:9460

Publikasi terkait