Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pembagian Kekuasaan dalam Sistem Pemerintahan Menurut Abul A’la Al-Maududi” yang ditulis oleh Reza Rahmayanda, NIM 4517018, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Bukittinggi Tahun 2021 M/ 1442 H. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pembagian kekuasaan dalam sistem pemerintahan Islam menurut Abul A’la Al-Maududi. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem pemerintahan dalam Islam dan bagaimana pembagian kekuasaan dalam sistem pemerintahan Islam menurut Abu A’la Al-Maududi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research), dengan menggunakan metode studi pemikiran tokoh. Sumber penelitian ini adalah sumber primer berupa karya-karya Al-Maududi terkhusus tentang sistem pemerintahan dan pembagian kekuasaan. Sumber sekunder dari penelitian ini yaitu tulisan-tulisan orang lain tentang Abul A’la Al-Maududi atau referensi-referensi yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: pertama mengumpulkan karya-karya yang berkaitan dengan sistem pemerintahan dan literatur lain yang relevan. Kedua, menentukan sumber pokok dan sumber pendukung yang berkaitan dengan sistem pemerintahan. Ketiga, melakukan telaah atau analisis terhadap pemikiran Al-Maududi serta sumber-sumber pendukung lainnya. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu deskripsi analitik, interpretasi data, pendekatan historis dan pendekatan filosofis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemerintahan Islam menurut Al-Maududi adalah teo Demokrasi yaitu sistem pemerintahan demokrasi Ilahi, pada sistem pemerintahan Teo Demokrasi ini umat Islam telah diberi kedaulatan rakyat yang terbatas di bawah pengawasan Allah SWT. Dalam sistem pemerintahan ini terdapat kekuasaan Negara yang terbagi kepada tiga bidang yang disebut dengan Trias Politika yaitu: Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif yang merupakan produk dari pertumbuhan politik di Barat dan merupakan bagian dari sistem demokrasi Barat