Abstrak
Reka Sabna Citra,2517.036 “Perancangan Sistem Informasi Bimbingan Konseling Siswa di SMAN 1 Batang Kapas Menggunakan Framework Codeigniter(CI)”. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Bukittinggi. Sekolah merupakan sarana pendidikan formal yang harus bisa memberikan pelayanan maupun fasilitas yang terbaik untuk siswanya. Sekolahpun hendaknya memberikan informasi tentang bagaimana perkembangan belajar setiap siswa dan perilaku siswa, sehingga dalam hal ini dibutuhkan bimbingan dan konseling (BK). Bidang bimbingan konseling SMA Negeri 1 Batang Kapas sebagai instasi yang berhubungan langsung dengan siswa terkait dengan kedisiplinan siswa memerlukan sistem informasi berbasis komputerisasi untuk mengelolah data agar lebih optimal. Hal tersebut dilakukan karena bidang bimbingan konseling belum memanfaatkan sistem yang terkomputerisasi dalam melakukan kegiatan kerjanya, pihak sekolah masih menggunakan sistem konversional seperti dalam membuat laporan absensi dan data pelanggaran. Hal inilah yang melatarbelakangi peneliti untuk merancang sebuah sistem informasi bimbingan konseling siswa dengan menggunakan framework codeigniter(CI). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan serta menguji keefektifan produk, model yang lebih unggul, baru, efektif, dan efesien. Model penelitian yang digunakan adalah model 4D dan model pengembangan sistem SDLC waterfall. Bahasa pemograman yang digunakan adalah bahasa PHP dibantu dengan database MySQL dengan framework codeigniter. Dari hasil uji validitas produk yang dilakukan dengan 3 orang dosen ahli teknologi informasi, sistem dinyatakan sangat valid dengan rata-rata 0,91. Selanjutnya uji praktikalitas yang dilakukan kepada dua orang guru bk dan satu walas, sistem dinyatakan sangat praktis dengan rata-rata 0,91. Terakhir uji efektifitas yang dilakukan kepada dua orang walas, dua guru mapel, dan tiga orang siswa, sistem memiliki nilai efektifitas sangat tinggi dengan rata-rata 0,91