Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama SITI AISYAH NIM: 2615.010 Prodi Bimbingan dan Konseling dengan judul: Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa pada Program Literasi di SMA N 1 Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam. SMA N 1 Sungai Pua adalah salah satu sekolah yang sudah mengadakan program literasi. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi hari sebelum jam proses belajar mengajar, pada kegiatan ini para siswa/i akan membaca buku yang mereka sukai dimana buku yang mereka baca adalah buku diluar buku mata pelajaran selama 15 menit dan selesai membaca buku tersebut para siswa/i akan membuat kesimpulan dari apa yang mereka baca tersebut. Dari hasil observasi awal yang peneliti lakukan pada saat kegiatan literasi berlangsung ada saja siswa/i-nya yang masih berbicara dengan teman sebangkunya dan juga teman yang duduk di bangku depan atau belakang. Ada juga yang mereka masih asyik dengan hp-nya tersebut tanpa diketahui oleh guru mata pelajaran yang masuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan konseling dalam menumbuhkan minat baca siswa pada program literasi di SMA N 1 Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian yaitu informan kunci satu orang guru bimbingan konseling dan informan pendukung yaitu dua orang siswa yang berasal dari kelas binaan guru bimbingan konseling yang bersangkutan serta dua orang guru mata pelajaran di SMA N 1 Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran guru bimbingan konseling dalam menumbuhkan minat baca siswa pada program literasi di SMA N 1 Sungai Pua melalui layanan dasar serta layanan peminatan dan perencanaan individual dengan strategi layanan klasikal. Topik yang dibahas dalam setiap layanan tersebut diantaranya mengenai manfaat membaca untuk kelas sepuluh dan perguruan tinggi untuk kelas dua belas. Metode yang diberikan oleh guru bimbingan konseling berupa ceramah dan penugasan. Dengan media yang digunakan yaitu laptop dan infocus untuk mempelancar pelaksanaan layanan tersebut.