Abstrak
Refi Nasri Mulya/2416.082/Pendidikan Matematika: “Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Dari Prespektif Gender Siswa Kelas XII Pondok Pesantren Al-Irsyad Islamic Boarding School Mas TI Bulaan Kamba Tahun ajaran 2020/2021” Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan kemampuan bernalar antara siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam pembelajaran matematika khususnya mata pelajaran geometri serta kebanyakan siswa kurang mampu mempergunakan daya nalarnya dalam memamahami pembelajaran di kelas XII Pondok Pesantren Al-irsyad. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana kemampuan penalaran siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam menyelesaikan masalah geometri di kelas XII Pondok Pesantren Al-Irsyad Islamic Boarding School Mas TI Bulaan Kamba Tahun ajaran 2020/2021? Jenis penelitian ini adalan penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa yang terdiri dari 3 orang siswa laki-laki dan 3 orang siswa perempuan yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan wawancara. Instrumen tes yang digunakan yaitu 5 soal bentuk uraian yang memenuhi 5 indikator penalaran. Terdiri dari indikator mengajukan dugaan, manipulasi matematika, menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberi alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi, menarik kesimpulan dari pernyataan serta memeriksa keshahihan argumen. Sebelum tes diberikan kepada subjek, tes diuji cobakan pada siswa lain selain yang dipilih menjadi subjek penelitian.Uji coba tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengukur tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Triangulasi data yang peneliti lakukan yaitu triangulasi waktu dengan memberikan 2 buah tes dan wawancara pada waktu yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan analisis kemampuan bernalar matematis dalam menyelesaikan masalah geometri dari prespektif gender diperoleh bahwa semua subjek laki-laki telah mampu bernalar dengan baik pada indikator manipulasi matematika dan indikator menarik kesimpulan dari pernyataan, namun agak ceroboh diindikator mengajukan dugaan dan tidak mampu menarik kesimpulan, memberikan alasan dan membuktikan kebenaran solusi dari jawaban dengan benar serta kurang mampu untuk memeriksa kebenaran pernyataan baik itu subjek berkemampuan tinggi, sedang maupun rendah. Sedangkan semua subjek perempuan telah mampu bernalar dengan baik pada setiap indikator kecuali subjek berkemampuan sedang tidak mampu menarik kesimpulan, memberikan alasan dan membuktikan kebenaran solusi dari jawaban dengan benar serta kurang mampu untuk memeriksa kebenaran pernyataan .