Abstrak
Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh pengetahuan, psikologis, teknologi dan budaya Minangkabau terhadap preferensi masyarakat memilih bank syariah di Kota Bukittinggi. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan pengolahan data menggunakan SPSS 16.0. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kota Bukittinggi yang beretnis Minangkabau dengan kisaran usia dari 15-34 tahun (atau yang disebut genereasi Y/millenial) dengan jumlah populasi 48.106 orang. Dalam penelitian ini diambil jumlah sampel sebanyak 397 responden masyarakat Minangkabau yang ditentukan dengan menggunakan rumus solvin dengan nilai kritis 5%,. Selanjutnya penentuan pengambilan sampel dilakukan secara cluster sampling agar data yang diperoleh menyebar mewakili secara random kesetiap kecamatan yang ada di Bukittinggi seperti, kecamatan Guguk Panjang, kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap prefrerensi masyarakat memilih bank syariah. Sedangkan variabel Psikologis, Teknologi dan Budaya Minangkabau mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap preferensi masyarakat memlih bank syariah. Bila dibandingkan dengan keempat variabel pengetahuan, psikologis dan teknologi, variabel budaya Minangkabau memiliki pengaruh dominan dengan angka .000 untuk nilai sig .589 untuk nilai regresi.