Abstrak
Arisma Putra, NIM : 3216059, Program Studi Ekonomi Islam Fakulas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Skripsi ini berjudul “Strategi Pengembangan Bisnis Kuliner Halal Berbasis Ekonomi Kreatif (Studi Kasus Tom Burger Indonesia Kota Payakumbuh)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya mengembangkan bisnis kuliner halal yang berbasis ekonomi kraetif. Karena bisnis kuliner memiliki peranan penting dalam pengembangan ekonomi Negara. Namun terdapat berbagai masalah yang perlu diselesaikan. Masalah itu umumnya terletak pada sumber daya manusia, modal dan penguasaan teknologi modern. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan bisnis kuliner halal berbasis ekonomi kreatif pada usaha Tom Burger Indonesia Kota Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang hanya melihat keadaan objek atau persoalan dan tidak dimaksudkan untuk mengambil atau menarik kesimpulan yang berlaku umum. Metode yang digunakan adalah pengamatan secara langsung pada objek penelitian dan dilengkapi dengan wawancara atau interview pada informan untuk mendapatkan data secara lengkap. Sumber data yang diambil adalah data primer dan data sekunder. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan analisis SWOT penelitian ini berarti mengemukakan gambaran data yang diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis kuliner halal Tom Burger adalah dengan menggunakan strategi SO. Strategi SO yang diterapkan Tom Burger dalam mengembangkan usahanya adalah meningkatkan dan mempertahankan kualitas serta mutu produk yang sehat dan halal dengan memanfaatkan ketersediaan bahan baku yang terjangkau dan kerjasama antar divisi dalam melakukan produksi harus tetap terjaga agar produk yang dihasilkan berkualitas sehingga kepercayaan konsumen tetap terjaga. Kemudian meningkatkan dan mempertahanka jumlah produksi dengan memanfaatkan ketersediaan asset dan peralatan yang dimiliki. Serta memanfaatkan banyaknya lokasi wisata di sekitar Payakumbuh untuk mengembangkan dan promosi usaha.