Abstrak
Skripsi ini berjudul “PENGARUH UPAH, LINGKUNGAN KERJA DAN IKLIM KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA(STUDI KASUS USAHA MUKENA BORDIR KERANCANG DI JORONG PILUBANG KE NAGARIAN BIARO GADANG)” disusun oleh “Latifa Safitri”, NIM 3216.215 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh upah, lingkungan kerja, dan iklim kerja terhadap produktivitas tenaga kerja di usaha mukena bordir kerancang di Jorong Pilubang ke Nagarian Biaro Gadang dilihat dari meningkatnya upah yang diterima dan meningkatnya produksi setiap tahunnya. Dalam ekonomi Islam tenaga kerja usaha mukena bordir kerancang telah menerapkan sifat kejujuran, keadilan dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Penelitian ini, sampel yang digunakan adalah 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh upah, lingkungan kerja, dan iklim kerja terhadap produktivitas tenaga kerja di usaha mukena bordir kerancang di Jorong Pilubang ke Nagarian Biaro Gadang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yang bersifat kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, uji F, uji t dan uji determinan. Dengan pengujian model uji pra penelitian, uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan SPSS 21 diperoleh regresi linear berganda dengan nilai Y = 3,886 + 0,507 X₁ + 0,327 X₂ + 0,563 X₃ dari persamaan tersebut diketahui koefisien regresi upah, lingkungan kerja dan iklim kerja memiliki tanda positif, sehingga memiliki hubungan yang positif antara upah (X1), lingkungan kerja (X2) dan iklim kerja (X3) terhadap produktivitas tenaga kerja (Y). Sedangkan nilai R square 0,752 atau 75,2% dan sisanya 24,8% dijelaskan oleh sebab lain yang tidak dianalisis dalam model. Dan dilihat dari uji hipotesis bahwa nilai signifikan upah 0,093, lingkungan kerja 0,496 dan iklim kerja 0,127. Angka ini lebih besar dari 0,05 (α = 5%) yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara upah, lingkungan kerja dan iklim kerja terhadap produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini memiliki kontribusi yang kuat sebesar 75,2% yang memengaruhi upah, lingkungan kerja dan iklim kerja terhadap produktivitas tenaga kerja di usaha mukena bordir kerancang.