Abstrak
Skripsi ini berjudul “Dampak Analisis 5C Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah Mandiri KC Batusangkar”. Disusun oleh Doli Amanta Nasution, NIM 3316.016 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Ngeri (IAIN) Bukittinggi Tahun akademik 2020. Latar belakang penelitian ini adalah bahwa pada Bank Syariah Mandiri KC Batusangkar pembiayaan mikro bermasalah dari tahun 2015 sampai 2018 mengalami pembiayaan bermasalah setiap tahunnya. maka dari peneliti ingin melihat Dampak analisis 5C terhadap pembiayaan mikro bermasalah pada Bank Syariah Mandiri KC Batusangkar. Jenis penelitian ini yang penulis lakukan bersifat deskripti kualitatif, penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara langsung dengan pihak Bank Syariah Mandiri bagian Analyst Micro. Data yang sudah terkumpul kemudian penulis lakukan analisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan pengembalian keputusan Hasil penelitian ini dapat disimpulakan yaitu Analisis 5C sudah diterapkan dengan baik oleh pihak bank BSM KC Btusangkar untuk meminimalisir pembiayaan bermasalah:pertama, Masih banyak ditemukan pembiayaan nasabah yang bermasalah, untuk meminimalisirnya makan pihak analyst mikro melakukan analisis terhadap calon nasabah dengan menggunakan prinsip 5C, kedua, Dampak pengaruh dari analisis 5C, pembiayaan bermasalah setiap tahunnya mengalami penurunan, ketiga, Analisis 5C sudah diterapkan dengan baik oleh pihak bank BSM KC Btusangkar untuk meminimalisir pembiayaan bermasalah, keempat, Pihak bank membantu usaha nasabah supaya lancar dengan restrukturisasi berupa: rescheduling, reconditioning, restructuring, kelimaUntuk penyelesian kredit bermasalah pihak analyst micro yaitu cara konsultasi, negoisasi, mediasi dan konsiliasi