Abstrak
Tesis ini berjudul : Determinan Sustainabilitas Lembaga Keuangan Mikro Syariah dan Dampaknya Terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Studi Analisis pada BMT se Kabupaten Agam) Latar belakang penelitian ini adalah bersadarkan hasil surve diperoleh data bahwa jumlah BMT di Kabupaten Agam mengalami penurunan yang sangat drastis dari tahun 2009-2019 yaitu dari 82 BMT hanya tersisa 32 BMT. Hal ini berarti bahwa BMT sangat rentan untuk mempertahankan sustainabilitasnya sehingga diduga BMT memiliki faktor penentu sustainabilitas kelembagaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penentu sustainabilitas lembaga keuangan mikro syariah yang terdiri dari Regulasi, Permodalan, Manajemen, SDM, dan budaya dan menganalisis dampaknya terhadap penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode campuran (mixed method). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh BMT yang ada di Kabupaten Agam dari tahun 2008 dengan sampel sebanyak 31 BMT yang masih sustain sampai tahun 2019. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik PLS (Partial Least Square) dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis deskribtif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, faktor penentu sustainabilitas lembaga keuangan mikro terdiri dari faktor manajemen, SDM dan Budaya. Peningkatan kualitas manajemen, SDM dan Budaya akan membuat lembaga ini menjadi lebih sustainable dalam memaksimalkan perannya sebagai salah satu lembaga yang memiliki tujuan sosial yakni pengentasan kemiskinan. Temuan penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dalam pendekatan kelembagaan, BMT memiliki pengaruh yang negatif terhadap penanggulangan kemiskinan. BMT dengan peforma finansial yang bagus cenderung memiliki tingkat kinerja sosial yang sedikit. Akan tetapi dalam pendekataan kesejahteraan, BMT memiliki peran dalam penanggulangan kemiskinan khususnya bagi anggota BMT. Ini dibuktikan dengan meningkatnya kesejahteraan yang dirasakan oleh anggota BMT.