Abstrak
Skripsi ini berjudul “ Analisis Faktor Motivasi Kaum Perempuan Dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Rumah Tangga Ditinjau Dari Ekonomi Islam”(Studi Kasus Kaum Perempuan Tani Di Jorong Ranah)” di susun oleh Silvia Fauziah, Nim 3215. 092 Program Studi Strata-1 Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi Berdasarkan identifikasi masalah, maka dapat rumusan dalam penelitian ini “apakah faktor motivasi kaum perempuan dalam upaya meningkatkan perekonomian rumah tangga ditinjau dari ekonomi Islam (studi kasus kaum perempuan tani di Jorong Ranah) Adapun yang melatar belakangi penulis membahas permasalahan ini karena istri tidak mengandalkan hasil dari suami saja namun mereka juga ikut bekerja untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Permasalahan ekonomi keluarga kecilnya penghasilan yang di peroleh suami menyebabkan istri ikut serta dalam memenuhi kebutuhan hidup yang semakin tinggi, hal ini dipicu dengan kebutuhan yang semakin meningkat. Oleh karena itu menyebabkan istri ikut memberikan penambahan uang dalam keluarga meskipun mereka memiliki kemampuan dan tenaga yang tidak setara dengan laki-laki namun mereka tetap melakukan pekerjaan untuk menopang kebutuhan ekonomi rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor motivasi kaum perempuan dalam upaya meningkatkan perekonomian rumah tangga ditinjau dari ekonomi Islam. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Sumber data primer diperoleh dari informan langsung dan data sekunder diperoleh dari studi pustaka. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data dan sekaligus reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor motivasi kaum perempuan yang bekerja mencari nafkah sebagai buruh tani di Jorong Ranah dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mulai dari kebutuhan pokok, kebutuhan untuk pakaian, kebutuhan pendidikan anak-anaknya yang lebih baik darinya dan kebutuhan untuk kesehatan. Islam memang tidak melarang perempuan bekerja, bahkan dalam agama Islam menganjurkan perempuan boleh bekerja bila sebuah keluarga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup