Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Generasi Muda dalam Produksi Gula Saka (Studi Kasus: Masyarakat Aia Dingin Jorong Pasanehan)”. Disusun oleh Rahma Patria, NIM 3213.129, Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2017. Latar belakang penulisan skripsi adalah bahwa pada dasarnya generasi muda atau usia produktif menjadi roda penggerak perekonomian sehingga mampu menciptakan suatu lapangan usaha serta produk yang berkualitas sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat. Namun pada kenyataannya berbanding terbalik yang terjadi dilapangan, dimana hal ini terjadi di Aia Dingin Jorong Pasanehan yang merupakam penghasil gula saka di Kecamatan Canduang. Sedikitnya generasi muda yang menggeluti usaha produksi gula saka ini, dahulu setiap keluarga harus meneruskan usaha produksi namun sekarang hanya sebahagian kecil saja yang melnjutkan usaha ini. Adapun alasan generasi muda untuk tidak menggelutinya karena tidak adanya skill atau keampuan mereka dalam melakukan pekerjaan ini serta tawaran gaji diluar yang lebih mengiurkan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, kuisioner / angket, wawancara, data yang muncul berupa data tertulis dan lisan (wawancara) kuisioner yang disebarkan kemudian disusun dalam bentuk teks dengan menganalisa setiap pernyataan yang ada di dalam kuisioner. Analisa data kualitatif dikumpulkan dengan observasi, angket dan wawancara,data di analisa dengan beraturan dan instruktual dengan pengumpulan data sekaligus reduksi, penyajian data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat faktor yang mempengaruhi minat generasi muda dalam produksi gula saka, yaitu faktor keluarga, motivasi, persepsi, dan proses belajar. Dari keempat faktor tersebut, faktor yang paling mempengaruhi minat generasi muda dalam produksi gula saka adalah faktor motivasi dan persepsi. Faktor motivasi yang mempengaruhinya menproduksi gula saka yaitu untuk pemenuhan kebutuhan sandang dan pangan, sedangkan pada faktor persepsi yang mempengaruhinya karena warna alami yang dihasilkan gula saka itu murni tanpa adanya zat pewarna lainnya.