Abstrak
Skripsi ini berjudul Sistem Charge Terhadap Jual Beli Makanan Menurut Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung) yang disusun oleh Annisa Chairani, dengan Nim 1215.027, Fakultas Syari’ah Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi 1440 H/2019 M. Faktor utama yang memotivasi penulis dalam memilih judul ini karena adanya sistem charge ini dibebankan kepada para pembeli ketika makanan yang sudah dihidangkan tidak dihabiskan. Akan tetapi ketika hendak menghindari adanya charge seperti membawa makanannya pulang maka tidak diperbolehkan. Charge merupakan tambahan biaya yang terdapat di Restoran Hanamasa Istana Plaza Kota Bandung. Untuk mengetahui bagaimana cara pelaksanaan sistem charge yang dilakukan di Restoran Hanamasa Istana Plaza dan bagaimana cara pelaksanaan sistem charge menurut perspektif fiqh muamalah.. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data field research yaitu mengadakan penelitian langsung ke lapangan, dengan mengadakan wawancara kepada pemilik dan pembeli yang ada di Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung, sumber data sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan buku-buku fiqh muamalah yang berkaitan dengan jual beli. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan sistem charge terhadap jual beli makanan di Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung dapat menyebabkan banyaknya kerugian yang di tanggung oleh para pembeli. Sehingga akad jual belinya ada ketidakjelasan antara pembeli dan penjual. Dalam fiqh muamalah bahwa pelaksanaan jual belinya sah dikarenakan terpenuhi rukun dan syarat jual beli menurut Hukum Islam. Sedangkan pelaksanaan sistem charge yang dilakukan terhadap jual beli makanan di Restoran Hanamasa Istana Plaza adalah tidak sah atau batal dikarenakan adanya unsur gharar atau ketidakjelasan terhadap sistem charge di awal akad jual beli yang mengandung kerugian pada salah satu pihak karena tidak dipastikan jumlah dan ukurannya.