2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Tinjauan Hukum Islam Dalam Jual Beli Misteri Box Dalam Situs Shopee, ditulis oleh Annisa Chairani, NIM. 1217.054, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Motivasi penulis dalam menulis skripsi ini adalah ingin melihat bagaimana sistem jual beli misteri box di situs shopee. Adapun latar belakang penelitian ini adalah jika dilihat dari perspektif fiqih muamalah, jual beli baru dikatakan sah apabila terpenuhi rukun dan syaratnya. Sedangkan pada praktik jual beli misteri box di situs Shopee salah satu syaratnya tidak terpenuhi, maka rumusan masalah yang ingin dijawab yaitu bagaimana praktik jual beli system misteri box pada shopee dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktif jual beli menggunakan system misteri box di shopee. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan sumber data primer dan data sekunder, yaitu hasil wawancara dengan pembeli misteri box di shopee, dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dengan mengacu pada hukum jual beli dalam Islam. Penelitian ini menemukan bahwa jual beli menggunakan sistem misteri box di shopee tidak boleh dilakukan karena tidak memenuhi rukun dan syarat-syarat jual beli dalam Islam serta mengandung unsur-unsur yang dilarang dalam praktek jual beli dalam Islam seperti Maysir (judi), Zhulm (aniaya), Gharar (penipuan), yang dapat merugikan salah satu pihak dalam praktek jual beli online dengan sistem mystery box pada situs Shopee tersebut.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul Sistem Charge Terhadap Jual Beli Makanan Menurut Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung) yang disusun oleh Annisa Chairani, dengan Nim 1215.027, Fakultas Syari’ah Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi 1440 H/2019 M. Faktor utama yang memotivasi penulis dalam memilih judul ini karena adanya sistem charge ini dibebankan kepada para pembeli ketika makanan yang sudah dihidangkan tidak dihabiskan. Akan tetapi ketika hendak menghindari adanya charge seperti membawa makanannya pulang maka tidak diperbolehkan. Charge merupakan tambahan biaya yang terdapat di Restoran Hanamasa Istana Plaza Kota Bandung. Untuk mengetahui bagaimana cara pelaksanaan sistem charge yang dilakukan di Restoran Hanamasa Istana Plaza dan bagaimana cara pelaksanaan sistem charge menurut perspektif fiqh muamalah.. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data field research yaitu mengadakan penelitian langsung ke lapangan, dengan mengadakan wawancara kepada pemilik dan pembeli yang ada di Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung, sumber data sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan buku-buku fiqh muamalah yang berkaitan dengan jual beli. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan sistem charge terhadap jual beli makanan di Restoran Hanamasa Istana Plaza Bandung dapat menyebabkan banyaknya kerugian yang di tanggung oleh para pembeli. Sehingga akad jual belinya ada ketidakjelasan antara pembeli dan penjual. Dalam fiqh muamalah bahwa pelaksanaan jual belinya sah dikarenakan terpenuhi rukun dan syarat jual beli menurut Hukum Islam. Sedangkan pelaksanaan sistem charge yang dilakukan terhadap jual beli makanan di Restoran Hanamasa Istana Plaza adalah tidak sah atau batal dikarenakan adanya unsur gharar atau ketidakjelasan terhadap sistem charge di awal akad jual beli yang mengandung kerugian pada salah satu pihak karena tidak dipastikan jumlah dan ukurannya.