Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

Anak jalanan dalam perda kota bukittinggi nomor 3 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum tinjauan hukum islam

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Tatanegara (siyasah)•7 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ANAK JALANAN DALAM PERDA KOTA BUKITTINGGI NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM TINJAUAN HUKUM ISLAM” Skripsi di tulis oleh Irwan, NIM: 1315.025, Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi 1440 H/ 2019 M. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui Realisasi pengaturan dan Implementasi masalah anak jalanan dalam Perda Kota Bukitinggi Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Tinjauan Hukum Islam terhadap perbuatan anak jalanan dalam mencari rezeki dengan cara meminta-minta dalam Perda Kota Bukittinggi Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Faktor memberlatarbelakangi peneliti melakukan penelitian ini yaitu mengkaji sejauh mana Realisasi pengaturan dan Implementasi dalam masalah anak jalanan yang di perlakukan oleh pihak penegak hukum Satpol pp Kota Bukittinggi dalam mengatasi anak jalanan dari tahun 2016 dan 2017 jumlahnya bertambah. Sesuai dengan ketentuan Perda Kota Bukitinggi Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Tinjauan Hukum Islam terhadap perbuatan anak jalanan dalam mencari rezeki dengan cara meminta-minta dalam Perda Kota Bukittinggi Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) yaitu melalui pendekatan kualitatif yang bersumber dari fakta dan fonomena di lapangan dengan mengamati hal-hal yang terjadi di masyarakat dengan metode wawancara, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada informan. Di samping itu, penulis juga mengambil sumber-sumber dari buku-buku yang ada di perpustakaan sebagai acuan untuk menjawab masalah-masalah di lapangan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat simpulkan bahwa peneliti mengatakan masih kurang efektifnya pelaksanaan Perda Kota Bukittinggi Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam merealisasi pengaturan dan meimplementasi anak jalanan di Kota Bukittinggi. Penyebab tidak efektifnya karena anak jalanan sangat membutuhkan pendampingan untuk mengubah pola dan gaya hidupnya. Namun, Selama ini belum ada melakukan pendampingan terhadap anak jalanan sehingga mereka masih saja menjadi anak jalanan dengan segala resiko dan permasalahan. Untuk itu diperlukan pendampingan yang mampu memotivasi mereka serta perlindungan yang diberikan oleh pihak Satpol pp sehingga mereka menyadari untuk tidak lagi melakukan kegiatan di jalan. Ke dua peneliti, berkesimpulan bahwa perbuatan anak jalanan dilihat dari tinjauan hukum Islam cara meminta-minta hukumnya haram jika pengemis itu telah menjadi kebiasaan baginya, yang ke dua mubah apabila si pelaku mengalami cacat dan hanya meminta-minta satu-satunya yang dapat ia lakukan untuk bertahan hidup.

Kata kunci

Anak jalanan dalam perda kota bukittinggi nomor 3 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum tinjauan hukum islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Anak jalanan dalam perda kota bukittinggi nomor 3 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum tinjauan hukum islam2019 · oai:ais:skripsi:5290