Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

DISPENSASI PERKAWINAN DI PENGADILAN AGAMA MUARA LABUH (Studi Terhadap Penyebab Dan Penetapan Hakim Pada Perkara Tahun 2016-2017)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)•9 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Dispensasi Perkawinan Di Pengadilan Agama Muara Labuh (Studi Terhadap Penyebab Dan Penetapan Hakim Pada Perkara Tahun 2016-2017), disusun oleh, HANIF AIDHIL ALWANA, NIM. 1115. 014, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) Fakultas Syari`ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 1440 H/ 2019 M. Adapun motivasi penulis dalam penelitian ini disebabkan karena kehadiran perkara dispensasi perkawinan yang terus-menerus menjadi pro/kontra dikalangan Majelis Hakim dalam memeriksa dan mengadilinya. Secara khusus pada penelitian ini didapatkan fakta bahwa jumlah perkara dispensasi perkawinan yang teregister mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya, pada tahun 2016 terdapat 3 perkara sedangkan pada tahun 2017 berjumlah 6 perkara.Beragamnya faktor sosial pemohon serta penyebab diajukannya permohonan yang merupakan bentuk penyimpangan dari aturan pokok ini menghasilkan penetapan mengabulkan permohonan pemohon secara keseluruhan. Realita masyarakat dalam menyikapi pernikahan dini identik dengan penilaian yang negatif atau berasumsi adanya indikasi perilaku menyimpang oleh pemohon yang sudah terlanjur dilakukan dengan pasangannya. Namun, ada pula masyarakat berasumsi positif sesuai dengan keadaan sekitarnya. Oleh karena itu, penulis beranggapan perlu meneliti persoalan ini. Penelitian yang penulis lakukan adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini penulis lakukan di Pengadilan Agama Muara Labuh dengan informan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara secara langsung kemudian disesuaikan dengan penetapan yang dihasilkan Majelis. Dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan penulis menggunakan teknik wawancara dan observasi, sedangkan dalam teknik analisa data digunakan metode reduksi data, penyajian data, diakhiri dengan penarikan kesimpulan yang dapat menggambarkan fakta lapangan secara sistematis. Dalam penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa perkara dispensasi perkawinan disebabkan karena adanya hasrat untuk segera menikah; melindungi diri dari kemaksiatan, munculnya motivasi hidup dalam mendongkrak ekonomi; pendidikan yang rendah, pemahaman agama yang rendah, pergaulan bebas; hingga hamil terlebih dahulu.Sedangkan dalam melakukan pertimbangan hukum perkara ini Hakim menggunakan Qaidah Ushul untuk kemashlahatan pemohon, dan juga menghindari pemohon dari kemaksiatan yang berkelanjutan.

Kata kunci

DISPENSASI PERKAWINAN DI PENGADILAN AGAMA MUARA LABUH (Studi Terhadap Penyebab Dan Penetapan Hakim Pada Perkara Tahun 2016-2017)

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1DISPENSASI PERKAWINAN DI PENGADILAN AGAMA MUARA LABUH (Studi Terhadap Penyebab Dan Penetapan Hakim Pada Perkara Tahun 2016-2017)2019 · oai:ais:skripsi:4542