Abstrak
ABSTRAK Nama peneliti Ahmad Hanafi, NIM. 20116001, Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam dengan judul “Implementasi Metode Active Debate dalam Pembelajaran Fiqih Kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darul Ulum PIQ Cubadak Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman”. Tesis Program Magister (S2) IAIN Bukittinggi 2018. Latar belakang penulisan tesis ini, dalam pembelajaran fiqih tidak semua materinya dapat disampaikan dalam bentuk ceramah dan demonstrasi. Terdapat pula materi yang di dalamnya terdapat persoalan yang para ulama’ berbeda pendapat dalam menghukuminya dan membutuhkan argumentasi. Tiga tahun terakhir ini Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darul Ulum PIQ menerapkan metode active debate dalam pembelajaran fiqih Kemenag. Dari itu diadakan penelitian bagaimana implementasinya metode active debate dalam pembelajaran fiqih Kemenag kelas XI. Dari masalah di atas peneliti mengangkat masalah dengan merumuskan “Bagaimana Implementasi Metode Active Debate dalam Pembelajaran Fiqih Kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darul Ulum PIQ Cubadak Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman”. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah Implementasi Metode Active Debate, Tujuan Metode Active Debate, Teknik Metode Active Debate, Faktor Pendukung Metode Active Debate dan Faktor Penghambat Metode Active Debate dalam Pembelajaran Fiqih Kelas XI. Penelitian tesis ini menggunakan metode kualitatif. Proses pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif dengan langkah-langkah pemaparan data, reduksi data. Sedangkan teknik penjaminan keabsahan data dilakukan secara kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini mengonfirmasikan hal-hal sebagai berikut, yaitu: Implementasi Metode Active Debate dalam Pembelajaran Fiqih Kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darul Ulum PIQ Cubadak sudah terlaksana sesuai dengan langkah-langkah metode active debate. Tujuan Metode Active Debate agar santri lebih memahami materi pembelajaran dan terbiasa bicara, Teknik Active Debate yang dilakukan yaitu teknik bertahan dan teknik menyerang, Faktor Pendukungnya adalah kesesuaian materi pembelajaran dengan metode active debate, adanya dukungan dari Pimpinan Pondok Pesantren, Guru, serta Minat Santri dalam mengikuti pembelajaran fiqih dengan metode active debate. Adapun yang jadi faktor penghambat dalam Implementasi Metode Active Debate pada Pembelajaran Fiqih Kelas XI adalah alokasi waktu yang sedikit, tidak semua materi menarik diperdebatkan, skill atau kemampuan bicara santri yang belum terbiasa mengeluarkan argumentasi. Kata Kunci: Active Debate, Implementasi, Pembelajaran Fiqih