Abstrak
ABSTRAK Sri Romadhani (2414.016) : Pembentukan Konsep Matematika Menurut Teori Bruner Pada Materi Bangun Datar Segi Empat Kelas VII SMP Negeri 3 Sungai Pua Kabupaten Agam Skripsi ini membahas tentang proses pembentukan konsep matematika menurut teori Bruner pada materi persegi panjang dan persegi ditinjau dari tingkat kemampuan siswa. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya proses di dalam pembelajaran matematika, karena dalam pembelajaran proses dan hasil merupakan suatu hal yang tak terpisahkan. Salah satu teori yang lebih peduli terhadap proses dari pada hasil adalah teori Bruner. Dari hasil wawancara peneliti dengan salah seorang guru Matematika di SMPN 3 Sungai Pua, setelah diterapkannya metode penemuan terbimbing yang merupakan salah satu metode dari teori Bruner, konsep anak lebih mudah terbentuk karena pembelajaran dirancang dengan memperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilalui anak yakni tahap enaktif, ikonik, simbolik, ketiga tahapan tersebut sangat berperan penting dalam proses pembentukan konsep anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan ingin mengetahui bagaiman proses pembentukan konsep matematika menurut teori Bruner pada materi persegi panjang dan persegi. Subjek penelitian ini adalah satu orang siswa yang berkemampuan tinggi, satu orang siswa berkemampuan sedang, dan satu orang siswa berkemampuan rendah, proses pemilihan subjek dilakukan setelah mengutrutkan semua nilai ujian tengah semester genap 2017/2018 dari semua lokal yang ada kelas VII SMPN 3 Sungai Pua. Dari hasil tersebut diperoleh 3 orang siswa yang mewakili pada setiap kemampuan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Trianggulasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) subjek siswa yang berkemampuan tinggi dalam proses pembentukan konsep matematika menurut teori Bruner dalam memahami materi persegi panjang dan persegi telah terbentuk dengan baik, (2) subjek siswa yang berkemampuan sedang dalam proses pembentukan konsep matematika menurut teori Bruner dalam memahami materi persegi panjang dan persegi pada tahap enaktif dan ikonik telah terbentuk dengan baik, namun pada tahap simbolik anak mengalami kebingungan dalam menyimbolkan, (3) subjek siswa yang berkemampuan rendah dalam proses pembentukan konsep matematika menurut teori Bruner dalam memahami materi persegi panjang dan persegi pada tahap enaktif telah terbentuk dengan baik, namun pada tahap ikonik dan simbolik anak mengalami kesulitan dan kebingungan dalam menghubungkan, mengelompokkan dan menyimbolkan suatu objek.