Abstrak
Halal Tourism menjadi trend baru di dunia dan masing-masing destinasi berupaya kuat memanfaatkan peluang tersebut sebagai langkah baru dalam pengembangan wisata. Terdapat beberapa destinasi wisata yang dikelola masyarakat dengan melibatkan semua unsur termasuk peran perempuan atau bundo kandung. Istilah Bundo Kanduang adalah panggilan kepada perempuan menurut tatanan adat Minangkabau khususnya kepada kaum ibu. Bundo kanduang yang sukses dalam nagari akan terpandang dalam adat, yang didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting, disegani dan dihormati kaum dan masyarakat dalam nagari Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini terdiri dari beberapa orang tokoh masyarakat, bundo kanduang, dan beberapa orang pelaku wisata. Pendekatan purposive sampling digunakan agar informasi dan data yang