Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Tan

1.211 karya publik ditemukan.

2026: 322025: 402024: 292023: 512022: 222021: 342020: 172019: 192018: 2452017: 5212016: 1352015: 49

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BELA INTAN SARI : 2613234 JUDUL : PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA DI SMKN 1 SEBERANG MUSI Pernikahan dini merupakan penomena yang marak terjadi didalam masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal dipedesaan. Anak-anak yang masih berusia belia kebanyakan sudah menikah karena sudah menjadi kebiasaan bagi mereka menikah diusia yang sangat muda. Hal inilah yang juga terjadi di SMKN 1 Seberang Musi, hampir setiap tahun ada siswa yang berhenti sekolah karena menikah. Selain itu karena itu melihat dari kehidupan anak-anak dilingkungan masayarakat dan kebudayaan disana banyak yang sudah menikah walaupun sebenarnya mereka masih belum cukup umur untuk menikah. Sehingga guru pembimbing tidak lepas dari upayanya dalam mencegah pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pernikahan dini di SMKN 1 Seberang musi yang meliputi faktor pendidikan, ekonomi, dan keinginan diri siswa itu sendiri serta untuk bagaimana upaya pembimbing dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi yang meliputi peran guru pembimbing dan jenis bimbingan yang diberikan dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi. Subyek penelitian ini adalah guru pembimbing di SMKN 1 Seberang musi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilitian di SMKN 1 Seberang Musi bahwa yang menjadi pendorong pernikahan dini disebabkan oleh faktor ekonomi, pergaulan dan keinginan diri sendiri. Kemudian dalam upaya pencegahan pernikahan dini guru pembimbing memberikan layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok. Namun, dalam pencegahan guru pembimbing di SMKN 1 Seberang Musi tidak melaksanakaan konseling individual secara khusus. Hasil penelitian Penyebab pernikahan dini yang terjadi di SMKN 1 Seberang Musi di karenakan siswa yang berteman tanpa batas atau yang sering kita sebut pergaulan bebas. Sehingga dari prilaku itu siswa mengalami hamil di luar nikah. Dan juga Di karenakan ekonomi keluarga yang rendah, sehingga memotivasi siwa untuk melakukan pernikahan guna untuk meringankan beban orang tua. Serta di karenakan pemahaman siswa itu sendiri, sehingga memotivasinya untuk melakukan pernikahan agar terhindar dari perzinahan. Dan adapun peran guru pembimbing dalam mencegah pernikahan dini yaitu dengan memberikan layanan informasi dan bimbingan kelompok.

narasumber

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div style="margin-left:.56in;"> Tupoksi guru BK menurut Permendikbud 111 Tahun 2014 dalam Pelayanan Peminatan Memberikan Informasi kepada peserta didik tentang program bimbingan dan konseling disekolah, Melakukan Pemetaan dan penetapan peminatan peserta didik, Melaksanakan layanan bimbingan dan konseling sesuai hasil asesmen BKMengevaluasi kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang telah di laksanakan,Membuat Laporan dan Tindak lanjut Kegiatan Layanan bimbingan dan Konseling.</div> <div style="margin-left:.56in;"> Merupakan bantuan bagi peserta didik /konseli untuk&nbsp; memahami diri, memahami lingkungan dan membuat keputusan perencanaan maa depan. Bagian dari layanan perencanaan individual pada Bidang pengembangan individual Bertujuan Membantu peserta didik mengenali potensi dan peluang pendidikan lanjutan serta kesiapan karir.</div>

Alleviating Problems with Catharsis on Social Media (Critical Study of Cyber Counseling in Gen-Z)

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> &nbsp;Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div> <div> through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div> <div> saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>

Alleviating Problems with Catharsis on Social Media (Critical Study of Cyber Counseling in Gen-Z)

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> &nbsp;Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div> <div> through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div> <div> saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>

Perkembangan Peserta Didik

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Buku Perkembangan Peserta Didik

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Perkembangan Peserta Didik

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Buku Perkembangan Peserta Didik

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> terbentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Analisis Pengaruh Green Financial Literacy (GFL) Lembaga Keuangan Syariah Terhadap Keputusan Pelaku Usaha Kecil dalam Mengambil Pembiayaan Ramah Lingkungan (Studi Kasus Pasar Sarilamak, Kec. Harau)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Green Financial Literacy (GFL) Lembaga Keuangan Syariah Terhadap Keputusan Pelaku Usaha Kecil Dalam Mengambil Pembiayaan Ramah Lingkungan (Studi Kasus Pasar Sarilamak, Kec. Harau)” oleh Melinza Tania NIM. 3322151 Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan dosen pembimbing Yenty Astarie Dewi, S.E, M.M. Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya adopsi pembiayaan hijau di Pasar Sarilamak hanya kurang dari 2% (5 dari 300 pelaku usaha kecil) meskipun jumlah pelaku usaha terus meningkat, diduga karena lemahnya literasi keuangan hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Financial Literacy (GFL) Lembaga keuangan Syariah terhadap keputusan pelaku usaha kecil dalam mengambil pembiayaan ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif kausal dan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling sebanyak 75 responden. Jenis data yang digunakan data primer (kuesioner) dan data sekunder (data dari pengelola pasar, website OJK). Teknik analisis meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS versi 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Financial Literacy (GFL) Lembaga Keuangan Syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelaku usaha kecil dalam mengambil pembiayaan ramah lingkungan dengan nilai koefisien 12,009 dan tingkat signifikan 0,000 0,05.

Analisis Dampak Bencana Alam Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung ke Destinasi Pariwisata Syariah (Lawang Park Kabupaten Agam, Sumatera Barat)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Bencana Alam Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung Ke Destinasi Pariwisata Syariah Lawang Park Kab. Agam, Sumatera Barat” yang disusun oleh Intan Khairani, NIM 3522034, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan dosen pembimbing Ibuk Peof. Dr. Rusyaida D, M.Ag. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kerentanan geografis kawasan wisata alam perbukitan Lawang Park di Kabupaten Agam terhadap potensi bencana alam (seperti tanah longsor, jalan amblas, dan cuaca ekstrem). Meskipun memiliki keunggulan panorama Danau Maninjau dan nilai-nilai pariwisata syariah berbasis kearifan lokal Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, isu bencana alam dan fluktuasi cuaca sering kali memengaruhi persepsi risiko serta minat berkunjung wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bencana alam terhadap aktivitas pariwisata serta minat wisatawan berkunjung ke destinasi pariwisata syariah Lawang Park. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dengan pihak pengelola wisata dan para pengunjung/wisatawan, observasi langsung di lokasi penelitian, serta dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwah dampak bencana alam terhadap aktivitas pariwisata memengaruhi persepsi risiko wisatawan, kekhawatiran akan keamanan destinasi, kerentanan akses transportasi jalan menuju lokasi yang sering mengalami gangguan/kerusakan, serta ketergantungan wisatawan pada pemantauan informasi cuaca. bencana alam juga berdampak pada kerusakan beberapa fasilitas pendukung dan dampak terhadap minat berkunjung persepsi risiko bencana secara langsung memicu penurunan keinginan awal wisatawan untuk berkunjung serta memengaruhi pertimbangan mereka untuk berkunjung kembali maupun memberikan rekomendasi kepada orang lain. Wisatawan cenderung bersikap proaktif dalam mencari informasi kondisi keamanan dan cuaca terkini sebelum memutuskan perjalanan.