Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Sahri Muhammad

4 karya publik ditemukan.

2021: 12018: 22017: 1

Menanggulangi Kemiskinan dan Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi Paradigma Zakat

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penulis berharap semoga buku yang sedang Anda baca dengan judul ”Menanggulangi Kemiskinan dan Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi: Paradigma Zakat“, selanjutnya dapat menambah pemahaman kita tentang salah satu Rukun Islam, yaitu Zakat dalam “bahasa” Ilmu Pengetahuan, semoga menjadi tambahan ilmu agama dan ilmu ekonomi “Paradigma Baru” dalam menanggulangi kemiskinan.

Samudera Ilmu Sunnatullah Empirik

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

1.1. Batasan Visi dan Misi Turunnya Al Qur’an Pemikiran pernyataan misi dewasa ini didasarkan pada pedoman yang dibuat mulai pertengahan 1970-an oleh Peter Drucker. Pertanyaan: ”apakah misi kita” sama dengan deklarasi atau pernyataan keyakinan tentang: ”Alasan Keberadaan” kita. Surat Al ‘Alaq 1-5 kita kenal sebagai ayat pertama deklarasi Kenabian Muhammad SAW. oleh Malaikat Jibril. Menurut riwayat, ayat ini turun tanggal 17 Ramadhan. Ayat tersebut, merupakan deklarasi keberadaan Al Qur’an, yaitu membawa petunjuk dan misi berikut: (1) Misi Ketuhanan: Aqidah, Tauhid, tidak menyekutukan Tuhan (ayat 1 dan 3); (2) Misi Kemanusiaan: Syari’ah, Keadilan (ayat 2); dan (3) Misi Keilmuan (ayat 4 dan 5). Untuk melaksanakan misi tersebut memerlukan sikap beriman, baik, benar dan sabar

Pemberdayaan Heptagon Akses Rumah Tangga Masyarakat Miskin

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Aset SDM dan Akses Pendidikan. Pendidikan nelayan sangat terbatas, umumnya sebatas lulus sekolah dasar. Pendidikan masyarakat miskin selanjutnya masih banyak menghadapi kendala. Desa pesisir tertentu, bahkan belum tersedia pendidikan Tingkat Menengah untuk memenuhi wajib belajar sembilan tahun. Hanya keluarga nelayan yang sedikit mampu ekonominya bisa melanjutkan belajar ke tingkat menengah di desa lain di kota Kecamatan. Sementara itu kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kecakapan keluarga nelayan masih sangat terbatas. Menurut Ibu-Ibu nelayan pelatihan untuk mengembangkan usaha berbasis pada bahan baku ikan menghadapi kendala semakin terbatasnya bahan baku dan keterampilan bersaing di pasar ikan olahan. Ikan olahan produk nelayan kalah bersaing karena mutu dan kemas yang tidak menarik. Ibu-Ibu nelayan berharap pemerintah melakukan penguatan kemitraan/akses pemasaran produk olahan ikan yang bermutu, berdaya saing dan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan.