Profil penulis
RIFANI
9 karya publik ditemukan.
Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran ARIAS Di kelas VII MTsS Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Mu’allimin Muhammadiyah Sawah Dangka
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Rifani Rizani NIM 2421076 yang berjudul “Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Arias Di Kelas VII MTsS Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Mu’allimin Muhammadiyah Sawah Dangka”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar matematika siswa kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka. Hal ini terlihat dari hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa kurang menyukai pelajaran matematika karena dianggap sulit dan menegangkan, serta merasa kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran matematika. Data nilai ujian sumatif menunjukkan bahwa 64,8% siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya adalah model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfiction) yang dapat membangkitkan kepercayaan diri siswa, emningkatkan relevansi siswa, meningkatkan minat belajar siswa, memperbaiki evaluasi belajar, serta menumbuhkan rasa bangga dan puas dalam diri siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana minat belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS di kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka? dan (2) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional di kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka? Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka. Pengambilan sampel ditentukan secara acak, dengan sampel dua kelas yaitu kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran ARIAS dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar matematika dan tes hasil belajar. Teknik analisis data angket minat belajar matematika dioleh menggunakan skala likert, sedangkan untuk tes hasil belajar diolah menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS minat belajar matematika siswa diperoleh sebesar 84,75% dengan kriteria sangat kuat. Dan Berdasarkan analisis tes hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan uji-t diperoleh t-hitung = 3,976 dan t-tabel = 1,691 , maka t-hutung>t-tabel berarti H0 ditolak. Dengan menggunakan SPSS diperoleh sig = 0,000 dengan taraf nyata a=0,05 , maka sig
Development and Validation of an Instrument to Assess Efl Teachers’ Perceptions of Task Assessment Using Rais Frameworks
Analisis Pengelolaan Bimbingan Manasik Umrah Di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi Pada Periode 2024
Skripsi “Analisis Pengelolaan Bimbingan Manasik Umrah Di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi Pada Periode 2024” Disusun oleh Rindu Rifani NIM 3621057, Program Studi Manajemen Haji dan Umrah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Sumatera Barat dalam membahas pengelolaan bimbingan manasik umrah di agen perjalanan ibadah umrah terfokus pada Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi. Penelitian ini di latar belakangi pada biro perjalanan Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi yang merupakan biro perjalanan umrah yang baru didirikan dan juga keterbatasan jumlah staff dalam proses pengelolaan bimbingan manasik umrah. Maka dapat dikemukakan rumusan masalahnya bagaimana pengelolaan di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dalam meningkatkan kualitas bimbingan manasik umrah, dan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam rangkaian pelaksanaan bimbingan manasik di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan di kantor Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dalam bimbingan manasik umrah menerapkan fungsi pengelolaan yaitu POAC yaitu Perencanaan (Planning) dengan mempersiapkan jadwal, materi, menyediakan tempat, dan lain sebagainya, selanjutnya dengan pengorganisasian (organizing) Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi melakukan pembagian tugas kepada masing-masing staff dan merekrut pembimbing manasik yang telah bersertifikat, selanjutnya Penggerak (Actuating) melakukan yaitu penyediaan alat-alat peraga seperti miniature ka’bah, titik-titik pemberhentian tawaf, sa’i, selanjutnya yaitu Pengawasan (Controlling) Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi melakukan pengawasan langsung oleh pimpinan dan melakukan evaluasi dan perbaikan setiap selesai kegiatan manasik. Dan terdapat juga faktor pendukung yaitu pemahaman yang luas dari pembimbing dan juga pembimbing ingin pemberikan yang terbaik kepada jamaah dan pembimbing tersebut direkrut langsung dari kemenag dan telah bersertifikat, selanjutnya faktor penghambat yaitu kurangnya pemahaman pada jamaah yang sudah berusia 50 tahun keatas diberikan perhatian dan pelayanan khusus terhadap jamaah tersebut.
Analisis Pengelolaan Bimbingan Manasik Umrah Di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi Pada Periode 2024
Skripsi “Analisis Pengelolaan Bimbingan Manasik Umrah Di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi Pada Periode 2024” Disusun oleh Rindu Rifani NIM 3621057, Program Studi Manajemen Haji dan Umrah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Sumatera Barat dalam membahas pengelolaan bimbingan manasik umrah di agen perjalanan ibadah umrah terfokus pada Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi. Penelitian ini di latar belakangi pada biro perjalanan Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi yang merupakan biro perjalanan umrah yang baru didirikan dan juga keterbatasan jumlah staff dalam proses pengelolaan bimbingan manasik umrah. Maka dapat dikemukakan rumusan masalahnya bagaimana pengelolaan di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dalam meningkatkan kualitas bimbingan manasik umrah, dan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam rangkaian pelaksanaan bimbingan manasik di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan di kantor Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dalam bimbingan manasik umrah menerapkan fungsi pengelolaan yaitu POAC yaitu Perencanaan (Planning) dengan mempersiapkan jadwal, materi, menyediakan tempat, dan lain sebagainya, selanjutnya dengan pengorganisasian (organizing) Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi melakukan pembagian tugas kepada masing-masing staff dan merekrut pembimbing manasik yang telah bersertifikat, selanjutnya Penggerak (Actuating) melakukan yaitu penyediaan alat-alat peraga seperti miniatur ka’bah, titik-titik pemberhentian tawaf, sa’i, selanjutnya yaitu Pengawasan (Controlling) Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi melakukan pengawasan langsung oleh pimpinan dan melakukan evaluasi dan perbaikan setiap selesai kegiatan manasik. Dan terdapat juga faktor pendukung yaitu pemahaman yang luas dari pembimbing dan juga pembimbing ingin pemberikan yang terbaik kepada jamaah dan pembimbing tersebut direkrut langsung dari kemenag dan telah bersertifikat, selanjutnya faktor penghambat yaitu kurangnya pemahaman pada jamaah yang sudah berusia 50 tahun keatas diberikan perhatian dan pelayanan khusus terhadap jamaah tersebut.
Analisis Dampak Revitalisasi Pasar Rakyat Pariaman Terhadap Minat Beli Masyarakat
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan oleh ALDA LIAN RIFANI, Nim: 3218126 Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Dampak Relokasi Pasar Rakyat Pariaman Terhadap Minat Beli Pengunjung”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh Kondisi pasar Pariaman sebelum relokasi sangatlah meprihatinkan, banyak masalah-masalah yang harus segara ditindak lanjuti oleh pemerintah setempat. Permasalahan tersebut salah satunya ialah kesemerawutan lokasi dagang akibat banyak pedagang yang tidak memiliki lapak atau kios yang berjualan di sembarang tempat sehingga menimbulkan kesan tidak rapi. Upaya yang diambil oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan- permasalahan tersebut ialah dengan adanya program relokasi pasar. Namun, setelah direlokasi pasar tersebut menjadi sepi pengunjung akibat minat beli pengunjung yang semakin menurun. Padahal situasi dan kondisi pasar jauh lebih baik, lebih bersih dan lebih nyaman dibandingkan dengan pasar sebelumnya. Seharusnya dengan kondisi pasar yang lebih baik, bersih dan nyaman tersebut pengunjung berminat untuk berkunjung dan berbelanja di Pasar Rakyat Pariaman. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang bersumber dari data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu setelah dilakukannya relokasi pada Pasar Rakyat Pariaman menyebabkan minat beli pengunjung semakin berkurang atau mengalami penurunan setiap harinya. Berkurangnya minat beli pengunjung tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya minat beli pengunjung diantaranya : barang yang tersedia dan diperjualbelikan di Pasar Rakyat Pariaman setelah relokasi tidak lengkap, tidak bervariasi. Pedagang di pasar tersebut didominasi oleh pedagang dengan jenis barang dagangan pakaian, sedangkan pedagang yang menjual kebutuhan lainnya seperti kebutuhan dapur, makanan tidak tersedia di pasar tersebut. Selanjutnya harga yang ditawarkan di pasar rakyat tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan harga barang yang sama pada pasar lain. Selain itu, faktor penempatan posisi pedagang juga mempengaruhi minat beli pengunjung untuk berkunjung dan berbelanja di Pasar Rakyat Pariaman.
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT INFAK SEDEKAH (ZIS) STUDI KASUS BAZNAS KOTA PAYAKUMBUH
Rifani nim 30120023 judul tesis Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Zakat Infak Sedekah (ZIS) studi Kasus BAZNAS Kota Payakumbuh.Program PascaSarjana EkonomiSyariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah implementasi dari prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan zakat, infak dan sedekah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Payakumbuh serta implikasinya terhadap kinerja BAZNAS.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami implementasi prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan ZIS oleh BAZNAS Kota Payakumbuh serta implikasinya terhadap kinerja BAZNAS. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif,dengan mengadopsi penelitian studi kasus. Kasus yang terdapat di BAZNAS Kota Payakumbuh adalah pada tahun 2020 jumlah zakat yang mampu di himpun sebesar 2,1Milyar rupiah sedangkan potensi zakat yang ada di Kota Payakumbuh mencapai 6, 1 Milyar rupiah pertahunnya.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif,kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa BAZNAS Kota Payakumbuh telah melaksanakan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS sesuai dengan konsep yang dikembangkan oleh Indonesia Magnifence of Zakat (2011) baik dalam proses pembuatan keputusan maupun dalam prosessosialisasi kebijakan. Selanjutnya untuk prinsip transparansi yang dilakukan BAZNAS Kota Payakumbuh belum sepenuhnya menerapkan prinsip transparansi Penyajian informasi secara menyeluruh belum dilakukan oleh BAZNAS Kota Payakumbuh.Seperti juga proposal yang di terima, di acc atau tidak belum di publiskan secara digital di medsos jadi mustahiq harus bolak balik datang ke kantor untuk menanyakan sejauh mana proses pengajuannya.Saat ini,dari lima indikator prinsip transparansi terdapat dua prinsip transparansi yang belum dilaksanakan sepenuhnya oleh BAZNASKota Payakumbuhyaitu publikasi neraca dan audit secara syariah. Penelitian ini masih menunjukkan ‘mixresult’terkait dampak implementasi akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja BAZNAS Data menunjukkan bahwa dari 2017 ke 2020 implementasi prinsip akuntabilitas dan transparansi berdampak negatif dengan adanya penurunan kinerja pengumpulan ditahun 2018. Namun, pada tahun 2017 menunjukkan hasil yang kontradiktif. Penjelasan untuk hasil kontradiktif ini adalah adanya perubahan regulasi bahwa zakat ASN ditingkat SLTA dan Perguruan Tinggi dikelola oleh BAZNAS Provinsi.
THE EFFECT OF IMPLEMENTING ICE BREAKING TOWARDS STUDENTS MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH AT SECOND GRADE IN SMK CENDANA PADANG PANJANG
ABSTRACT Putri Arifani, 2316111. The Effect of Ice Breaking Application on Motivation to Learn English for Class II SMK Cendana Padang Panjang. Thesis, Bukittinggi State Islamic Institute, 2021. This study aims to find the effect of applying ice breaking on motivation to learn English. This research has been conducted at SMK Cendana Padang Panjang because there are still many students who feel learning English is difficult and boring and many students do not focus on the ongoing lesson. During class hours, many of them are busy with their own activities, such as talking to their friends, often with permission. The type of research used is experimental research. The researcher used quasi-experimental research using pre-test and post-test models. The population of this study were students of class XI at SMK Cendana Padang Panjang. In this study, the researcher used the total sample as a sampling technique. The data collection instrument used in this study was a closed questionnaire in the form of a linkert scale. To analyze the data from the experimental class and control class, the researcher conducted a normality test using the Lilifors test and homogeneity test using the F test and to test the hypothesis the researcher used the t test and was consulted into the t table with a significant level (α) = 0.05 . Based on the results of the last study, the motivation score of students who were taught by ice breaking was 126.88 and students who were not taught by ice breaking was 115.67 This means that students who use ice breaking have better motivation than students who are not taught by using ice. breaking.
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT PADA BAZNAS KOTA PAYAKUMBUH
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Zakat Pada Baznas Kota Payakumbuh”. Di susun oleh Rifani, Nim 3314.174. skripsi Mahasiswa jurusan S1 Perbankan Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Payakumbuh merupakan Lembaga Pengelola Zakat yang dibentuk oleh Pemerintah yang berada di Kota Payakumbuh. Salah satu program Baznas seluruh Indonesia adalah mengelola keuangan. Permasalahan yang penulis temukan dalam Baznas Kota Payakumbuh adalah Kurangnya kepercayaan dari masyarakat tentang Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan zakat di Baznas Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskritif kualitatif, penelitian ini melihat praktik strategi akuntabilitas dan transparansi yang dijalankan oleh Baznas Kota Payakumbuh. apakah di pahami atau diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat atau tidak. Untuk itu, penulis mengumpulkan data dengan melakukan wawancara pribadi dengan pihak Baznas Kota Payakumbuh dan Para Muzakki. Data yang digunanakan adalah data primer dan data skunder. Hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis dapat menyimpulkan bahwa praktik akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh Baznas Kota Payakumbuh sudah cukup baik, dengan pempublikasian secara terbuka ke pemerintahan seperti Walikota, Kemenag, dan Baznas pusat dan juga ke masyarakat umum melalui berbagai media.