2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul ” Studi Analisis Pelarangan Menikahi Sepupu (Anak Paman Kandung) dalam Perspektif Hukum Islam dan Adat Minangkabau di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua” yang ditulis oleh Mila Roza, NIM 1119064, Proram Studi Hukum Keluarga, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Negeri ( UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini berawal dari adanya larangan pernikahan untuk menikahi anak paman kandung di Nagari Padang Laweh. Mereka dianggap sebagai saudara kandung serta mahram dalam pernikahan, namun dalam pandangan Islam mereka bukanlah saudara yang merupakan mahram untuk dinikahi. Perihal inilah yang menjadikan penulis untuk menganalisa secara menyeluruh penyebab larangan pernikahan yang berlaku di Nagari Padang Laweh, dan kemudian akan diukur dengan pandangan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari tokoh agama, tokoh adat, bundo kanduang, sedangkan masyarakat Nagari Padang Laweh adalah data sekunder sebagai faktor pendukung dan pelengkapnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi (pengamatan), wawancara untuk memperoleh keterangan penelitian dan dokumentasi berdasarkan data tertulis berkenaan dengan subjek penelitian. Data kemudian dihimpun dan dianalisa menggunakan metode deskriptif dan komparatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa larangan pernikahan yang diberlakukan oleh masyarakat adat Nagari Padang Laweh dengan tidak memperbolehkan menikahi anak paman kandung disamakan dengan larangan adat nikah sasuku, dimana masyarakat menganggap bahwa anak paman kandung merupakan saudara yang sangat dekat hubungan darahnya dan sudah seperti saudara kandung. Pernikahan yang demikian tidak sesuai dengan nilai-nilai adat yang mengandung moralitas. Sistem kekerabatan yang berlaku tidak hanya sistem kekerabatan matrilinear saja, namun berlaku pula sistem kekerabatan yang berasal dari keturunan ayah berdasarkan kepada pengaruh adat yang berlandaskan kepada adaik basandi sarak, sarak basandi Kitabullah. Dalam pandangan hukum Islam, menikah dengan anak paman kandung diperbolehkan, namun ada hadist yang menjelaskan bahwa “janganlah kalian menikahi kerabat dekat, karena anak akan diciptakan dengan lemah (HR: As-syarbiny dalam syarahnya al-Mahnaj an-nawawi )”.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rasa takut adalah perasaan yang pasti dimiliki oleh setiap manusia yang telah memiliki kesadaran. Jika dilihat dari suatu sisi, takut merupakan prasanka negatif yang akan terjadi di masa yang akan datang atau karena adanya bahaya akan menimpa di masa yang akan datang. Namun jika dilihat dari sisi lain, Alquran menjelaskan bahwa takut memiliki manfaat bagi manusia diantaranya dapat menghindarkan manusia dari hal-hal yang membahayakan dan mendorong manusia untuk mengambil tindakan yang perlu untuk menghindari dari hal tersebut. Alquran juga menjelaskan bahwa rasa takut yang dialami manusia tidak hanya persoalan dunia tetapi mengenai persoalan akhirat. Takut yang dijelaskan dalam Alquran salah satunya diungkapkan dengan kata khauf (beserta akar katanya) disebutkan 124 kali dalam Alquran. Banyaknya pengulangan kata ini dalam Alquran tentu memiliki penujukan tujuan atau maksud yang berbeda. Sesuai dengan maksud dari ilmu al-wujuh wa an-nazhair yaitu kata-kata yang sama yang disebutkan di tempat yang berbeda dalam Alquran menunjukkan maksud yang berbeda-beda pula. Bertolak dari ilmu inilah, penulis tertarik untuk meneliti Variasi Makna Khauf dalam Alquran. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan (Library Research). Adapun Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu metode maudh’i, dengan menganalisa ayat-ayat yang menjelaskan khauf dalam Alquran dengan sumber utamanya adalah kitab tentang ilmu al-wujuh wa an-nazhair. Setalah menemukan variasi makna khauf berdasarkan ilmu ini, penulis memilih ayat yang dapat mewakili masing-masing dari variasi makna tersebut. Selanjutnya penulis menggunakan beberapa penafsiran untuk menganalisa ayat-ayat tersebut. Hasil dari penelitian ini penulis menemukan bahwa variasi makna khauf dalam Alquran berdasarkan dua pendapat yaitu Muqathil bin Sulaiman dalam kitabnya Al-Wujuh wa An-Nazhair fi Al-Quran al-‘Azhim menyebutkan bahwa makna al-kahuf dalam Alquran ada 4 yaitu al-qatlu, al-qitaal, al-‘ilmu, dan al-khauf min ‘azabihi aw min syaiin. Menurut Jamaluddin Abu Al-Farakh Abd Ar-Rahman dalam kitabnya Nuzhah Al-A’yun An-Nawadzir fi Ilmi al-Wujuh wa An-Nazhair menyebutkan bahwa makna al-khauf dalam Alquran ada 5 yaitu al-khauf nafsihi, al-‘ilmu, al-dzan, al-qitaal, dan qatlu aw hazimah. Berdasarkan pendapat ini penulis merangkumnya menjadi 6 variasi makna yaitu al-qatlu (kematian, dibunuh, terbunuh), al-qitaal (peperangan), al-‘ilmu (pengetahuan), al-khauf min ‘azabihi aw min syaiin (takut dari azabNya), al-khauf nafsihi (takut dalam diri sendiri), dan al-dzan (sankaan). Menurut penulis, semua variasi makna ini menunjukkan penyebab yang menimbulkan rasa takut dalam diri manusia.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Dampak Program Keluarga Harapan (PKH) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Nagari Batu Palano Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam)” yang diusun oleh Mila Roza (NIM: 3214.036), Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan, salah satu program yang digulirkan pemerintah adalah Program Keluarga Harapan (PKH), namun beda halnya dengan nagari Batu Palano, karena terjadi kecurangan. Data yang digunakan unutk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) adalah data yang sebelumnya menerima raskin yang berbeda hanyalah programnya saja orang yang menerima berjalan ditempat tidak ada penukaran. Dari kasus diatas dikhawatirkan akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Rumah Tangga sangat Miskin (RTSM) yang juga berhak menerima bantuan dari dana PKH tersebut. Dalam penelitian skripsi ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode lapangan (field research). Objek penelitian adalah masyarakat penerima PKH sebanyak 89 orang. Data yang dikumpulkan melalui observasi,wawancara, dan kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Sedangkan teknik analisi yang dipakai adalah analisia deskripstif kualitatif. Hasil penelitian ini, penulis menemukan bahwa ada dampak yang dirasakan oleh masyarakat penerima dana Progam Keluarga Harapan (PKH) yaitu dampak positif yang berpengaruh terhadap kesejahteraannya. Dampak tersebut yaitu kebutuhan pendidikan dan kesehatan dari masyarakat penerima PKH terpenuhi yaitu sebesar 3,83 dan 3,75 meskipun ada dari beberapa keluarga yang memiliki jumlah tanggungan yang lebih banyak. Namun, bisa ditanggulangi dengan dana yang mereka terima. Jadi, dengan Dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Batu Palano berpengaruh terhadap kesejahteraan penerima tersebut.
2016 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
<p>
</p>
<p>
Skripsi ini berjudul <strong>“Upaya Petani dalam Mengantisipasi Ketidakstabilan Harga Gambir Untuk Meningkatkan Taraf Hidup di Jorong Ampang Gadang II Maek Kecamatan Bukit Barisan”</strong>, yang disusun oleh <strong>Mila Roza Yuliasmi,</strong> Nim. <strong>3212.011</strong>, Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Atas bimbingan Ibu Era Sonita, SE, M.Si dan Bapak Drs. Genta Sakti, MA.</p>
<p>
Latar belakang dari penelitian ini yaitu melihat kondisi ekonomi petani gambir berada pada posisi tidak menentu karena pendapatan yang mereka peroleh ditentukan oleh keadaan harga gambir yang tidak stabil. Ketidakstabilan harga gambir menyebabkan petani gambir berada dalam kondisi dilematis untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Terkadang harga gambir mengalami kenaikan dan pada saat tertentu pula bisa mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan berbagai bentuk upaya yang dilakukan oleh petani dalam mengantisipasi ketidakstabilan harga gambir.</p>
<p>
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan <em>(field reasearch)</em>, subyek penelitian adalah petani gambir yang ada di Ampang Gadang II. Teknik sampel yang digunakan adalah <em>Snowball Sampling</em>. <em>Snowball Sampling</em> merupakan teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Pengumpulan data melalui wawancara lansung dan observasi terhadap petani gambir. Sedangkan teknik analisa data dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggambarkan dan menganalisa upaya yang dilakukan petani dalam mengantisipasi ketidakstabilan harga gambir untuk meningkatkan taraf hidup.</p>
<p>
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa strategi atau cara yang dilakukan oleh petani gambir dalam menghadapi ketidakstabilan harga gambir dan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga petani gambir. Strategi tersebut adalah strategi aktif atau optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu sekitar 60% dari jumlah responden yang ada, strategi pasif atau penekanan terhadap pola subsistensi keluarga hanya sekitar 10% dari jumlah responden yang ada dan sekitar 30% dari responden yang ada lebih memilih strategi jaringan. Dari hasil tersebut strategi dominan yang dilakukan oleh petani gambir adalah strategi aktif atau optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM). </p>