Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M. IQBAL

5 karya publik ditemukan.

2025: 22021: 12019: 12017: 1

Religio Perennis Frithjof Schuon Dan Relevansinya Dengan Konsep Agama Masa Depan Komaruddin Hidayat

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini berjudul “Religio Perennis Frithjof Schuon Dan Relevansinya Dengan Konsep Agama Masa Depan Komaruddin Hidayat.” yang ditulis oleh M. Iqbal, NIM. 40123007. Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Isalm, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problem keberagamaan di era modern yang kerap diwarnai eksklusivisme, fanatisme, dan konflik identitas keagamaan di tengah masyarakat global yang semakin plural. Dalam konteks ini, pemikiran Frithjof Schuon tentang Religio Perennis dan gagasan Komaruddin Hidayat tentang agama masa depan menjadi penting untuk dikaji sebagai pendekatan spiritual yang lebih inklusif dan universal. Keduanya menawarkan paradigma keberagamaan yang menekankan kedalaman esoteris, penghargaan terhadap pluralitas, dan orientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal. Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, mendeskripsikan konsep Religio Perennis Frithjof Schuon. Kedua, menganalisis gagasan agama masa depan Komaruddin Hidayat, dan ketiga, menjelaskan relevansi pemikiran keduanya dalam membangun keberagamaan masa depan yang dialogis dan transformatif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan meliputi karya-karya utama Frithjof Schuon dan Komaruddin Hidayat, artikel ilmiah, serta platform digital seperti YouTube sebagai data tambahan. Dengan pendekatan historis faktual dan metode analisis deskriptif-analitik, penelitian ini berupaya menggali titik temu pemikiran keduanya secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Religio Perennis adalah filsafat keberagamaan yang menekankan kesatuan esoteris di balik pluralitas eksoteris agama-agama. kedua, agama masa depan dalam pandangan Komaruddin Hidayat adalah agama yang transformatif, spiritual, dan humanis. Ketiga, terdapat relevansi yang kuat antara keduanya dalam merumuskan paradigma keberagamaan masa depan yang inklusif dan kontekstual, khususnya dalam menjawab tantangan pluralisme dan krisis spiritual di era modern.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA N 1 HARAU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesisi ini di susun oleh M. Iqbal nim 20119031 dengan judul “Penerapan Metode Student Created Case Studies Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Harau.” Pada Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Institut Agama Islam (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini di latar belakangi oleh tidak terlaksananya langkah-langkah atau prosedur penerapan metode Student Created Case Studies sesuai dengan langkah-langkah yang seharusnya, akibatnya siswa kesulitan dalam berdiskusi karena anggota kelompok yang terlalu banyak dan mereka tidak fokus dalam diskusi bahkan mereka bercanda dan menjahili temannya saat diskusi, sehingga diskusi tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah pertama, bagaimanakah penerapan metode Student Created Case Studies pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Harau. Kedua, faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Student Created Case Studies pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Harau. Ketiga. Analisis pedagogik kritis terhadap penerapan metode Student Created Case Studies pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Harau. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggambarkan keadaan objek pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah Guru PAI dan Siswa. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data yang penulis gunakan adalah analisis metode Etnografi, menyajikan data, dan melakukan verifikasi serta menarik kesimpulan. Menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi data yaitu membandingkan hasil data observasi dan hasil wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penerapan metode Student Created Case Studies dengan prosedurnya terdiri dari 6 langkah yg penerapan masih kurang sesuai dengan teori-teori yang ada menurut pendapat para ahli, contohnya dalam teori siswa dibagi menjadi berpasang-pasangan atau trio, namun yang dilakukan guru siswa dibagi menjadi 5 sampai 6 orang, guru tidak menjelaskan tujuan dari penerapan metode Student Created Case Studies secara detail, siswa tidak mengerti cara membuat rangkuman hasil diskusi. Kendala dalam penerapan metode student created case studiesa adalah siswa tidak aktif dalam diskusi, fasilitas tidak mendukung, waktu yang tersedia tidak cukup untuk menerapkan metode Student Created Case Studies dan guru belum menguasai metode Student Created Case Studies secara maksimal, dari langkah-langkah yang dilakukan guru bidang studi, penulis jadikan analisis pedagogik kritis sebagai patokan bahwa metode ini apakah sesuai dengan ketentuan.

Penerapan Metode Student Created Case Studies Pada Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas VIII SMP Negeri 3 Harau

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SkripsiinidisusunolehM.Iqbalnim 2115.110denganjudul “PenerapanMetodeStudentCreatedCaseStudiesPadaPembelajaran PendidikanAgamaIslam dikelasVIIISMPNegeri3Harau.”PadaProdi PendidikanAgamaIslam,FakultasTarbiyahdanIlmuKeguruandiInstitut AgamaIslam(IAIN)Bukittinggi. Latarbelakangdaripenelitianiniadalahsaatprosespembelajaran berlangsungdenganmenggunakanmetodeStudentCreatedCaseStudies, objekyangakandiobservasidandiwawancaraberkaitandenganprosedur darimetodeStudentCreatedCaseStudies,apakahpenerapanmetode metodeStudentCreatedCaseStudiesinisesuaidenganteoriyangada yangberdasarkanpendapatparaahli.Permasalahandalam penerapan metodeStudentCreatedCaseStudiesadalahsiswadibagimembagi5 sampai6orangdalam 1kelompok,akibatnyasiswakesulitandalam diskusikarenajumlahmerekaperkelompokyangterlalubanyaksehingga banyak siswa yang bercanda dalam diskusi,banyak yang menjahili temannyadanbanyakjugayangmengobrolmasalahlaindenganteman kelompoknya sehingga diskusikelompok tidak berjalan sesuaiyang diharapkandandiskusimenjadikacau Penelitian inimerupakan penelitian lapangan (field research). Penelitianinimenggunakandeskriptifdenganpendekatankualitatifyaitu penelitianyangdilakukandenganmenggambarkankeadaanobjekpada saatsekarangberdasarkanfakta-faktayangtampaksebagaimanaadanya. AdapunsumberdatadaripenelitianiniadalahGuruPAIKelasVIIdan SiswaKelasVII.Dalam pengumpulandatapenulismenggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Sedangkanteknikpengolahandananalisisdatayangpenulisgunakan adalahmereduksidata,menyajikandata,danmelakukanverifikasiserta menarik kesimpulan.Mengujikeabsahan data dengan menggunakan tekniktriangulasidatayaitumembandingkanhasildataobservasidan hasilwawancara. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwadalam penerapanmetode StudentCreatedCaseStudiesdenganprosedurnyaterdiridari6langkah, yang penerapan masih kurang sesuai dengan teori-teori yang ada menurut pendapat para ahli, contohnya dalam teori siswa dibagi menjadi berpasang-pasangan. Namun yang dilakukan guru, siswa dibagi menjadi lima smpai enam orang, akhirnya siswa meribut dan diskusi menjadi tidak lancar.

Thirty Years of Islamic Banking

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

This text explains how Islamic banking works and what it offers as an alternative model of financial intermediation. Important questions addressed include: Why Islamic banking started and where it is going? Who are the main players at present and whom it will attract in future? What are its strengths and weaknesses? Will Islamic banks survive in highly competitive and globalized financial markets? What are their prospects and potentials? How does the relative performance and efficiency of Islamic banks compare to conventional banks?