2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam industri perbankan, termasuk perbankan syariah. Bank Muamalat sebagai salah satu pelopor perbankan syariah di Indonesia menghadirkan Digital Islamic Network (DIN) sebagai layanan digital untuk memudahkan transaksi nasabah. Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses transaksi keuangan secara real-time, meningkatkan efisiensi, serta memperluas jangkauan layanan tanpa harus bergantung pada kantor cabang fisik. Namun, dalam implementasinya, masih ditemukan beberapa kendala seperti gangguan sistem, kesulitan dalam verifikasi data, serta rendahnya pemahaman nasabah terhadap fitur-fitur yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi layanan Digital Islamic Network (DIN) di era digital dengan studi kasus pada Bank Muamalat KC Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan DIN memberikan manfaat signifikan bagi nasabah, seperti peningkatan efisiensi waktu dan kemudahan transaksi. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti kegagalan sistem saat verifikasi wajah, pemblokiran akun akibat kesalahan input, serta kurangnya pemahaman nasabah terhadap fitur-fitur yang tersedia.Optimalisasi layanan DIN dapat dilakukan melalui peningkatan infrastruktur teknologi, edukasi nasabah mengenai fitur layanan digital, serta penguatan sistem keamanan untuk mengurangi risiko kejahatan siber. Dengan adanya pengembangan yang berkelanjutan, diharapkan layanan Digital Islamic Network (DIN) dapat semakin meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah terhadap Bank Muamalat KC Padang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Intan Safitri, Etika Guru PAI dalam Proses Pembelajaran Menurut Kitab Ihya‟ulumuddin Karya Imam Al-Ghazali, Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi 2021. Pendidikan di Indonesia semakin mengalami kemunduran dalam segi etika baik itu terhadap guru, masyarakat, dan aspek pendidikan yang lainnya. Hal ini menyebabkan pendidik mempunyai peran yang penting dalam pembentukan karakter dan etika sebagai teladan bagi peserta didik. Sehingga tugas pendidik tidak hanya mencerdaskan pikiran, melainkan mengarahkan, membimbing, meningkatkan, mensucikan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Proses memanusiakan manusia sejak lahir sampai akhir hayat yang disampaikan secara bertahap dimana proses pembelajaran menjadi tanggung jawab orangtua, masyarakat dan pendidik agar menjadi insan kamil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan (Library Research), pendekatan penelitaian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis yaitu dengan usaha mengumpulkan, menyusun dan menganalisis interpretasi atau penafsiran dalam Kitab Ihya‟ulumuddin yang membahas tentang etika guru dalam pembelajaran terhadap murid. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah kitab dan buku-buku yang berkaitan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Ihya‟ulumuddin karya Imam Al-Ghazali ini menunjukkan bagaimana pendidik menjaga martabatnya terhadap murid dalam proses pembelajaran dan bersuri tauladan kepada nabi Muhammad SAW. Maka dalam proses pembelajaran memiliki kriteria dalam mengajar, antara lain hasil penelitiannya : 1) Etika guru dalam proses pembelajaran menurut Kitab Ihya‟ulumuddin Karya Imam Al-Ghazali. 2) pentingnya menjaga martabat seorang guru 3) Tugas dan tanggung jawab guru dalam pendidikan. 4) Pemikiran Al-Ghazali relevan dengan etika guru dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Etika Guru, Kitab Ihya’ulumuddin, Imam Al-Ghazali