Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

IKIT

12 karya publik ditemukan.

2024: 12023: 12020: 32019: 12018: 22017: 22016: 12015: 1

Analisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat dalam Mengawasi Kepatuhan Bank Syariah

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat dalam Mengawasi Kepatuhan Bank Syariah”. Ditulis oleh Bella Nikita, Nim 3320176 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini di latar belakangi oleh Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Sumatera Barat dalam mengawasi kepatuhan bank syariah terhadap regulasi dan prinsip-prinsip syariah dalam pengawasan yang efektif untuk memastikan operasional bank syariah sesuai dengan hukum syariah serta peraturan perbankan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran pengawasan OJK Sumatera Barat terhadap kepatuhan bank syariah dalam beroperasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Tertulis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian Tertulis merupakan penelitian yang dilakukan secara tidak langsung atau wawancara yang dilakukan secara virtual. Penelitian yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya daring yang dilakukan secara langsung atau tatap muka seperti wawancara, pengumpulan data, atau akses terhadap sumber informasi yang dilakukan secara online atau melalui platfrom daring. Dalam penelitian ini, peneliti memberikan berupa pertanyaan kepada staf pegawai kantor OJK bagian Pengawas Bank yang dikirimkan melalui email OJK dimana nantinya akan dijawab secara tidak langsung (online). Objek penelitian ini dilakukan di Kantor OJK Sumatera Barat yang beralamatkan di Jl. Khatib Sulaiman No. 68 Ulak Karang Selatan, Kec Padang Utara, Kota Padang Sumatera Barat 25137. Hasil penelitian yang dilakukan pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat yaitu : 1) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat memiliki wewenang untuk menilai dan memastikan Bank Syariah melaksanakan kegiatan operasional berdasarkan prinsip-prinsip syariah melalui pengawasan off site dengan analisis laporan yang disampaikan bank, maupun melalui pengawasan on site atau hasil audit OJK secara langsung. Tujuannya adalah untuk melindungi kestabilan system keuangan, mencegah resiko yang merugikan perkonomian, dan menjamin keamanan kepercayaan nasabah terhadap perbankan. Dengan adanya pengawasan OJK tersebut, berpengaruh pada optimalnya penerapan prinsipprinsip syariah dalam kegiatan operasionalnya, sehingga meningkatkan kinerja bank syariah. 2) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat dalam mengawasi kepatuhan Bank Syariah menerapkan nilai-nilai yang terdapat dalam pengawasan mencakup prinsip memperkuat pengawasan saat ini dan di masa depan. Nilai-nilai pengawasan meliputi nilai integritas, akuntabilitas, perlakuan yang adil, keterbukaan informasi dan pelaporan, efektivitas, adaptabilitas, serta kolaborasi antar lembaga dengan masyarakat.

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA SEBELUM DAN SAAT COVID-19

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul ―Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia Sebelum Dan Saat Covid-19‖ Yang disusun oleh Nikita Santia (3417062) Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN SMDD) Bukittinggi atas bimbingan dari bapak Ilham Illahi, SE.,M.Sc. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kinerja keuangan dengan rasio Return On Equity, Beban Operasional Pendapatan Operasional, Dan Return On Assets perbankan di Indonesia sebelum dan saat covid 19. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis komperatif serta deskriptif kuantitatif. Analisis komparatif merupakan penelitian yang bersifat membandingkan persamaan dan perbedaan 2 ataupun lebih fakta fakta serta sifat-sifat objek yang diteliti bersumber pada kerangka berfikir. Penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan dengan mengumpulkan data yang berupa angka kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapat suatu informasi ilmiah dibalik angka-angka tersebut. Analisis menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menggunakan Independent sample T-Test Return On Equity Bank Umum syariah Indonesia pada saat sebelum covid-19 dan saat covid-19. Berdasarkan nilai nilai hasil uji paired sample Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 nilai tersebut lebih kecil dari 0.05 yang artinya terdapat perbedaan, Operating Efficiency Ratio Bank Umum syariah Indonesia pada saat sebelum covid-19 dan saat covid-19. Berdasarkan nilai hasil uji paired sample nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,967 nilai tersebut lebih besat dari 0.05 yang artinya tidak terdapat perbedaan. Dan Return On Assets Bank Umum syariah Indonesia pada saat sebelum covid-19 dan saat covid-19. Berdasarkan nilai hasil uji paired sample Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 nilai tersebut lebih besat dari 0.05 yang artinya terdapat perbedaan. Maka dapat dikatakan ROE, OER, dan ROA mengalami penurunan pada saat covi-19.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Nagari Capem Syariah Batusangkar)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Nagari Capem Syariah Batusangkar)” disusun oleh Nikita Dewi Sintia dengan NIM : 3315.390, Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Yang melatar belakangi penulis memilih judul ini dikarenakan penghimpunan dana deposito mudharabah dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: bagi hasil, likuiditas dan inflasi serta terjadinya penurunan jumlah dana deposito mudharabah pada semester kedua di tahun 2014 dan tahun 2016 terkait dengan penghimpunan dana deposito mudharabah yang dimungkinkan ada hubungannya dengan bagi hasil, likuiditas dan inflasi. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah bagi hasil, likuiditas, dan inflasi berpengaruh terhadap penghimpunan dana deposito mudharabah pada Bank Nagari Capem Syariah Batusangkar dan seberapa besar pengaruhnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Data dikumpul melalui hasil kuesioner. Sedangkan teknik analisa data yang dipakai adalah analisa dan kuantitatif yaitu dengan menggunakan uji pra penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis korelasi, koefisien determinasi (R²), uji t dan uji f dengan pengelolahan data menggunakan spss 22. Dari hasil penelitian di dapatkan model regresi linear berganda Y = 15.439 + 0,042X1 + 0,030X2 + 0,322X3. Berdasarkan hasil Uji T menunjukkan bahwa variabel bagi hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah. Dibuktikan dengan nilai thitung ttabel (0,336 1,989), sehingga H0 diterima. Pada variabel likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah, dibuktikan dengan nilai thitung ttabel (0,249 1,989), sehingga H0 diterima. Dan pada variabel inflasi berpengaruh signifikan terhadap Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah. dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel ( 2.854 > 1,989), sehingga H0 ditolak. Dan pada Uji F diketahui bahwa variabel bagi hasil, likuiditas dan inflasi berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap penghimpunan dana deposito mudharabah pada Bank Nagari Capem Syariah Batusangkar.

Rambu-rambu jurnalistik

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Legal aspects of journalism and freedom of the press in Indonesia.

Akuntansi Penghimpunan Dana Bank Syariah

2016 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dunia yang dinilai sangat spektakuler sekaligus meningkatkan kebutuhan akan pelaku ekonomi serta pihak-pihak yang menjadi pengerak, penopang, pelaksana dari pembangunan itu sendiri. Salah satu pihak yang berperan penting dalam sistem ekonomi itu adalah para pelaku bisnis. Perkembangan ekonomi Islam di dunia maupun di Indonesia memacu pemerintah untuk memberikan regulasi yang jelas sehingga penerapannya dilakukan secara teratur dan terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Al-Quran dan Al-Sunnah. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Akuntansi]