Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Yang Sakral
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Sakralitas Ziarah Makam Maulana Syekh Ibrahim Al-Khalidi Kanagarian Koto Kaciak Kabupaten Pasaman

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Sakralitas Ziarah Makam Maulana Syekh Ibrahim Al-Khalidi Kanagarian Koto Kaciak Kabupaten Pasaman” yang ditulis oleh Selvia Yuningsih, NIM. 4621028. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Peziarah yang berziarah kemakam Syekh Ibrahim, baik itu peziarah dari masyarakat sekitar maupun yang datang dari luar memiliki respond dan pandangan berbeda dalam mengartikan perjalanan ziarahnya sehingga melahirkan persepsi yang berbeda antar peziarah, dimana sebagian peziarah datang berziarah hanya untuk mengunjungi dan mendo’akan ulama yang selama hidupnya selalu dekat dengan Allah. Sementara peziarah yang lain meyakini bahwa makam Maulana Syekh Ibrahim Al-Khalidi ini dapat memberikan keberkahan, perlindungan, dan kesembuhan. Adapun tujuan penelitianya yaitu: pertama, memperoleh informasi terkait bentuk ritual atau praktik keagamaan yang dilakukan oleh peziarah. Kedua mengetahui faktor yang melatarbelakangi kedatangan peziarah. Ketiga menganalisis sakralitas dalam ziarah ke makam Syekh Ibrahim Al-Khalidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana proses pengumpulan datanya yaitu dengan mewawancarai lima orang peziarah dan lima orang masyarakat setempat sebagai informan pelaku dan dua orang tokoh masyarakat dan tiga orang pengelola sebagai informan pengamat, kemudian melakukan observasi partisipatif dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, hingga pada penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama terdapat tiga tahapan sebagai bentuk ritual atau praktik keagamaan yang dilakukan dalam berziarah yaitu sebelum ziarah, dimana pada tahap ini lebih kepada aturan dan persyaratan yang disiapkan saat hendak berziarah. Saat ziarah, berisi ritual berlangsungnya prosesi ziarah. Setelah ziarah, diadakanya makan bersama sebagai bentuk rasa syukur. Kedua, kedatangan peziarah ke makam Syekh Ibrahim dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal, seperti keyakinan yang bersumber dari dalam diri sipeziarah misalnya seperti pengalaman, hobi serta kebisaan yang sudah mendarah daging. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh dorongan dari luar seperti lingkungan sosial dan tradisi, misalnya Haul. Ketiga, Eliade membagi sakralitas menjadi tiga macam yaitu, sakralitas ruang, dimana makam Syekh Ibrahim sebagai ruang sakral terdapat aturan, larangan serta pantangan yang membedakanya dengan ruang profan. Sakralitas waktu, pengadaan acara haul dan Tawajjuh Akbar tiap tahunya. Kemudian sakralitas alam, dimana kulah, air tawajuh, tunggak macu, dan batu makam di area makam Syekh Ibrahim sebagai manifestasi yang sakral.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail