Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Pengangkatan Penghulu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Polemik Pengangkatan Penghulu pada Saat Penyelenggaraan Jenazah Perspektif Sosiologi Hukum Islam Studi Kasus di Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Limapuluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini berjudul ”Polemik Pengangkatan Penghulu Pada Saat Penyelenggaraan Jenazah Perspektif Sosiologi Hukum Islam Studi Kasus Di Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota" yang disusun oleh Januar Afriadhi, NIM 10124035 Program Studi Hukum Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukitti nngi 2026. Kematian adalah suatu kenicayaan yang mengharuskan dilaksanakannya kewajiban fardu kifayah beripa pengurusan jenazah secara teoat sesuai ketentuan syariat. Namun, dalam realitas sosial masyarakat Kecamatan Situjuah Limo Nagari, terdapat praktik adat berupa pengangkatan penghulu yang dilaksanakan bersamaan dengan proses penyelenggaraan jenazah. Tradisi ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan kaum dan nilai adat yang diwariskan secara turun temurun. Disisi lain praktik tersebut menimbulkan perdebatan karena berpotensi tidak sejalan dengan prinsip syariat Islam yang menekankan kesederhanaan, dan penyegeraan pengurusan jenazah. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam untuk memahami pelaksanaan dan makna praktik tersebut serta menilai kesesuaiannya dengan Hukum Islam. Penelitian ini penting untuk menemukan keseimbangan antara adat dan syariat, sehingga penyelenggaraan jenazah tetap sesuai ajaran Islam tanpa mengabaikan nilai budaya yang hidup dalam masyarakat. Metode dalam tesis ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) untuk memahami fenomena pengangkatan penghulu saat penyelenggaraan jenazah. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh adat, niniak mamak, alim ulama, dan masyarakat, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Dengan metode ini penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan tradisi tersebut dalam konteks hubungan antara adat dan syariat di masyarakat Minangkabau. Pelaksanaan prosesi pengangkatan penghulu pada saat penyelenggaraan jenazah merupakan praktik adat yang lahir dari kebutuhan masyarakat untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan kaum melalui musyawarah cepat dalam suasana duka, yang secara sosial mencerminkan kuatnya solidaritas, serta pemanfaatan momentum berkumpulnya anggota kaum, namum dalam pelaksanaannya tetap dilakukan secara sederhana agar tidak mengurangi penghormatan terhadap jenazah. Pandangan tokoh adat dan tokoh agama terhadap polemik pengangkatan penghulu pada saat penyelenggaraan jenazah menunjukkan adanya perbedaan sekaligus titik temu, dimana tokoh adat mempertahankan praktik tersebut sebagai bagian dari warisan budaya dan kebutuhan sosial. Sementara tokoh agama menekankan menyegerakan penyelenggaraan jenazah, dengan menawarkan solusi pemisahan waktu dari kedua kegiatan tersebut. Analisis sosiologi hukum islam menunjukkan praktik ini merupakan bentuk living law hasil interaksi antara adat dan syariat sehingga prakti tersebut dapat diterima apabila tidak menganggu proses penyelenggaraan jenazah, dan harus ditunda apabila menganggu proses penyelenggaraan jenazah.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail