PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKURSUS MULTY REPRECENTACY (DMR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 BUKITTINGGI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi, berdasarkan hasil observasi dan analisis rendahnya hasil belajar matematika siswa. Diduga hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan model yang diterapkan belum bervariasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe DMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe DMR lebih tinggi dari pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII D kelas eksperimen dan siswa kelas VIII F sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika siswa diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 2,34 > 1,67 = 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙. Karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 maka 𝐻0 ditolak. Hasil ini diperkuat juga oleh perhitungan menggunakan software minitab, diperoleh 𝑃−𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,012 0,05 = 𝛼. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang digunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) lebih tinggi daripada pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi.