Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Case Based Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Menggunakan Model Case Based Learning di Kelas VII SMPN 1 Sungai Pua

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMPN 1 Sungai Pua, berdasarkan hasil observasi masih banyak siswa kelas VII yang kemampuan pemecahan masalah matematikanya masih rendah. Menurut pengamatan peneliti di SMPN 1 Sungai Pua melihat keadaan proses pembelajaran di kelas disaat guru memberikan latihan hanya beberapa siswa yang mau mencoba menyelesaikan soal yang diberikan dan sisanya hanya menunggu jawaban teman yang dianggapnya benar. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai ulangan harian siswa yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika masih tergolong rendah. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model Case Based Learning (CBL) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti model pembelajaran ekspositori di kelas VII SMPN 1 Sungai Pua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Case Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis Penelitian adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan di SMPN 1 Sungai Pua pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas VII dan sampel penelitian adalah kelas VIII 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model Case Based Learning lebih tinggi dibandingkan siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran ekspositori. Kesimpulan pada penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan model Case Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan model ekspositori. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian berupasoal posttest. Perhitungan memperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 1,7107 ≥ 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,68107 dan nilai 𝑃𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,343 pada taraf nyata α = 0,05 maka 𝐻0 ditolak. Rata – rata kelas eksperimen yaitu 68,75 dan rata – rata kelas kontrol 61,4286, maka rata – rata kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail