PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SMK NEGERI 1 PAYAKUMBUH
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Widia Safitri, Nim. 2115.138 dengan judul “ Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMK Negeri 1 Payakumbuh”. Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi tahun 2019. Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa yang tidak menghargai guru dan karyawan sekolah saat bertemu di dalam area sekolah maupun di luar sekolah, kurangnya minat siswa untuk mengikuti sholat berjamaah di sekolah dan kurangnya minat mengikuti keagamaan di sekolah dan sibuk main Hp saat guru sudah di dalam kelas dan masih berkeliaran di luar kelas saat proses pembelajaran sudah berlangsung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan, memaparkan, dan menafsirkan suatu keadaan yang terjadi di lapangan. Penelitian ini mendeskripsikan dan menguraikan tentang Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMK Negeri 1 Payakumbuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya yaitu Guru Pendidikan Agama Islam sebagai informan kunci serta siswa sebagai informan pendukung. Hasil penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa peran yang dilakukan guru dalam membentuk karakter siswa adalah: sebagai pendidik, dalam menjalankan perannya sebagai pendidik, guru PAI membekali siswa dengan kedisiplinan dalam pembelajaran, sebagai pembimbing guru mengingatkan siswa untuk melaksanakan sholat berjamaah dan memperhatikan tentang gaya dan kebiasaan belajar siswa. Peran guru sebagai pemberi inspirasi, sebagai pemberi inspirasi guru PAI menegur siswa yang bermain Hp disaat pembelajaran telah dimulai dan memberikan stimulus tentang betapa pentingnya mengikuti kegiatan keagamaan di sekolah. Peran guru sebagai emansipator, dalam pelaksanaanya sebagai emansipator guru PAI membangkitkan kembali semangat siswa menjadi percaya diri yang sudah putus asa karena ia telah melakukan kesalahan. Peran guru sebagai suri tauladan, guru PAI menegur siswa yang menggunakan gaya berbicara yang tidak baik dan menjaga hubungan yang baik dengan siswa dimana saja berada. Peran guru sebagai penasehat, guru PAI memberikan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah dan menyarankan siswa untuk menghormati dan menghargai guru, karyawan serta teman-temannya di sekolah. Bukan hanya saja guru PAI menjalankan perannya tetapi guru PAI juga mengajarkan karakter religius, jujur dan kerja keras. Dalam menjalankan peran-perannya tersebut guru PAI sudah menjalankan perannya dengan baik, tetapi namun penerapan dan pelaksanaanya oleh siswa masih belum optimal.