Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: RIZA SYAHFITRI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Motivati,keterlibatan, dan berpikir kritis siswa dalam kegiatan membaca melalui pendekatan pembelajaran mendalam di smpn 2 Bukittinggi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Riza Syahfitri, 2322114. An Analysis of Students’ Motivation, Students’ Engagement, and Students’ Critical Thinking in Reading Activity through Deep Learning Approach at SMPN 2 Bukittinggi. English Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. This study investigated the implementation of the Deep Learning approach in English reading activities to foster students’ motivation and engagement and to identify the aspect of critical thinking that was most developed. The study was conducted because students had limited opportunities to participate actively in meaningful reading activities, resulting in low motivation, limited engagement, and insufficient development of higher-order thinking skills. Therefore, this study aimed to examine how Deep Learning was implemented in reading activities and how it contributed to the development of students’ critical thinking. This study employed a mixed-methods approach using a convergent parallel design. The participants were two English teachers and ninth-grade students at SMP Negeri 2 Bukittinggi. Qualitative data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, while quantitative data were obtained through a reading test based on Krathwohl’s Revised Bloom’s Taxonomy (C4–C6). Qualitative data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, whereas quantitative data were analyzed using descriptive statistics with SPSS version 25. The findings revealed that the implementation of Deep Learning successfully promoted students’ motivation and engagement through meaningful reading activities, collaborative discussions, questioning, and active participation during classroom learning. Students showed greater interest, confidence, and involvement in constructing understanding from reading texts. Furthermore, the quantitative findings indicated that evaluating (C5) was the most developed aspect of critical thinking (M = 4.65), followed by creating (C6) (M = 3.53) and analyzing (C4) (M = 3.05). Overall, the Deep Learning approach created meaningful reading experiences that enhanced students’ motivation and engagement while supporting the development of critical thinking skills. ABSTRAK Riza Syahfitri, 2322114. Analisis Motivasi, Keterlibatan, dan Berpikir Kritis Siswa dalam Aktivitas Membaca melalui Pendekatan Deep Learning di SMPN 2 Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Deep Learning dalam aktivitas membaca bahasa Inggris untuk menumbuhkan motivasi dan keterlibatan siswa serta mengidentifikasi aspek berpikir kritis yang paling berkembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kesempatan siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan membaca yang bermakna sehingga motivasi, keterlibatan, dan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Deep Learning diimplementasikan dalam aktivitas membaca dan bagaimana implementasinya berkontribusi terhadap perkembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel. Partisipan penelitian terdiri atas dua guru bahasa Inggris dan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bukittinggi. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes membaca berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Krathwohl (C4–C6). Data kualitatif dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui aktivitas membaca yang bermakna, diskusi kolaboratif, kegiatan bertanya, serta partisipasi aktif selama proses pembelajaran. Siswa menunjukkan minat, kepercayaan diri, dan keterlibatan yang lebih baik dalam membangun pemahaman terhadap teks bacaan. Selain itu, hasil kuantitatif menunjukkan bahwa aspek evaluating (C5) merupakan aspek berpikir kritis yang paling berkembang (M = 4,65), diikuti oleh creating (C6) (M = 3,53) dan analyzing (C4) (M = 3,05). Secara keseluruhan, pendekatan Deep Learning mampu menciptakan pengalaman belajar membaca yang bermakna sehingga mendukung peningkatan motivasi, keterlibatan, dan kemampuan berpikir kritis siswa.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail