Strategi Petani Jagung Dalam Meningkatkan Pendapatan (Studi Kasus Petani Jagung Di Nagari Ampek Koto Barat, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat)
Skripsi yang berjudul “STRATEGI PETANI JAGUNG DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN (STUDI KASUS PETANI JAGUNG DI NAGARI AMPEK KOTO BARAT, KECAMATAN KINALI, KABUPATEN PASAMAN BARAT)” ini ditulis oleh Nur Utariza dengan Nim 3221157. Mahasiswa Program Studi SI Ekonomi Islam Universitas Islam Negri (Uin) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jagung merupakan salah satu komoditas penting dalam sektor pertanian yang berperan sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Meskipun produksi jagung menunjukkan fluktuasi setiap tahunnya, jumlah petani dan luas lahan pertanian relatif stabil. Namun, untuk meningkatkan pendapatan, petani dituntut untuk menerapkan berbagai strategi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi yang dilakukan oleh petani jagung dalam meningkatkan pendapatan di Nagari Ampek Koto Barat, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung dengan petani dan pihak pemerintahan nagari, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan petani dalam meningkatkan pendapatan meliputi pemilihan bibit unggul, penggunaan pupuk berkualitas sesuai dosis, pengelolaan lahan yang optimal, rotasi tanaman, pengendalian hama secara alami, penjualan langsung ke pasar tradisional untuk memperoleh harga yang lebih tinggi. Selain itu, pelatihan dari penyuluh pertanian juga turut berkontribusi dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani. Dengan penerapan strategi-strategi tersebut, sebagian besar petani mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan lahan, fluktuasi harga, dan kurangnya regenerasi petani muda. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis jagung secara berkelanjutan.