Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan yang Terdaftar Pada Jakarta Islamic Index
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index” yang ditulis oleh Kania Paramita, NIM 3322193, Dibimbing oleh Dr. Rini Elvira, SE, M.Si, NIP 197708152011012007, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index dan mengukur besaran yang mempengaruhi ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai perusahaan sebagai sebagai penilaian investor terhadap kinerja perusahaan, sehingga faktor-faktor yang mempengaruhinya, termasuk ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index periode 2022-2024. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 perusahaan dan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 15 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan total data sebanyak 45 data. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis (uji t), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi linear sederhana Y = 1,577 + 0,999X + ei, yang menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 pada tingkat kepercayaan 95%, sehingga dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai sebesar 0,917, berarti bahwa variabel ukuran perusahaan mampu menjelaskan variabel nilai perusahaan sebesar 91,7%, sedangkan sisanya 8,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.