PERAN ORANG TUA DALAM MENDIDIK AKHLAK ANAK PADA MASA PUBERTAS DI DUSUN SIKAKAP TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
ABSTRAK Nama Fadilah Mutiara Sari, 2113075 Skripsi ini berjudul “Peran Orang Tua Dalam Mendidik Akhlak Anak Pada Masa Pubertas Di Dusun Sikakap Timur Kabupaten Kepulauan Mentawai”. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2017. Peneliti melakukan penelitian dilatar belakangi oleh adanya diantara anak masa pubertas yang mempunyai tingkah laku atau akhlak buruk seperti suka menyendiri, suka berbohong terhadap orang tua, keluyuran malam, ugal-ugalan, memekai obat terlarang dan ada yang terjerumus dalam pergaulan bebas.. Permasalahan yang penulis bahas dalam skripsi ini adalah apakah melalui tanggung jawab orang tua ini dapat meningkatkan peran orang tua dalam mendidik akhlak anak pada masa pubertas di dusun sikakap timur kabupaten kepulauan mentawai. Sedangkan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tanggung jawab orang tua dalam mendidik akhlak anak pada masa pubertas. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapngan (field research), dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang menggambarkan kejadian dilapangan melalui pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Yang menjadi informan kunci adalah orang tua dan informan pendukung adalah anak-anak masa/ usia pubertas. Untuk menjamin ke absahan data penulis menggunakan triangulasi data. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa banyaknya perilaku atau akhlak anak yang menyimpang dikarenakan tanggung jawab orang tua yang hanya sebatas penyampaian saja, begitu juga dengan peran yang dilakukan oleh orang tua yang kurang menanamkan nilai-nilai moral terhadap anak sehingga banyak anak yang sering berbohong, keluyuran, minuman keras, dan bahkan adanya yang melakukan seks bebas. Hasil penelitian yang penulis dapatkan bahwa orang tua di Dusun Sikakap Timur Kabupaten Kepulauan Mentawai telah melakukan tanggung jawabnya dalam mendidik akhlak anak pada masa pubertas. Dalam memberikan nama yang baik terhadap anak, kurang baiknya dalam memberikan contoh terhadap anak. Tidak adanya perhatian khusus terhadap bakat dan minat anak. Hanya saja kurang tegas dan kurangnya pengawasan terhadap anak, dikarenakan sibuknya orang tua untuk mencari nafkah. Karena kesibukan tersebutlah adanya anak yang merasa kurang perhatian dan anak merasa bebas untuk melakukan hal sesuka hati mereka.