Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: ADE BRILLIANT HABIBIL
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Program Pembinaan Keagamaan Terhadap Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Efektivitas Program Pembinaan Keagamaan Terhadap Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman”, yang ditulis oleh Ade Brilliant Habibil, Nim 1421.023, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena Pembinaan Narapidana merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian narapidana, serta memastikan narapidana tidak hanya menjalani hukuman tetapi juga dibekali dengan keterampilan, tidak mengulangi tindak pidana dan perilaku yang positif sehingga mereka dapat diterima kembali dalam lingkungan masyarakat. Namun pada kenyataannya terdapat narapidana yang telah selesai dalam menjalankan masa tahanannya namun kembali mengulangi perbuatan kejahatan yang sama (Residivis) khususnya pada narapidana narkotika. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin mengetahui tentang bagaimana efektivitas program pembinaan keagamaan terhadap narapidana narkotika, serta apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi efektivitas program pembinaan keagamaan itu terhadap narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan pimpinan, petugas dan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen atau literatur terkait. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara, serta menggunakan analisis data dengan metode deduktif, induktif, dan komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa, program pembinaan yang dilaksanakan telah memenuhi ketentuan yang diatur dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Meskipun tidak terdapat perbedaan khusus dalam pembinaan antara narapidana umum dan narapidana residivis, efektivitas pembinaan keagamaan lebih ditekankan pada narapidana residivis untuk mengurangi risiko pengulangan tindak pidana. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan pengawasan dan penambahan intensitas kegiatan pembinaan. Adapun faktor yang mempengaruhi efektivitas program pembinaan keagamaan di Lapas Kelas II B Pariaman meliputi kondisi mental narapidana yang belum siap dalam mengikuti pembinaan, terjadinya over kapasitas dan keterbatasan sarana prasarana, seperti kurangnya ruangan untuk pembinaan yang menghambat pelaksanaan pembinaan narapidana.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail