Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Integrasi Nilai Budaya Minangkabau dalam PAI untuk Pembinaan Akhlak Siswa di SDN 01 Batuhampar, kec. Akabiluru, kab. Lima Puluh Kota.

Koleksi Perpustakaan•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini ditulis oleh Nuril Arifa Nim. 2122218 dengan judul "Integrasi Nilai Budaya Minangkabau dalam PAI untuk Pembinaan Akhlak Siswa di SDN 01 Batuhampar, kec. Akabiluru, kaab. Lima Puluh Kota." Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak siswa sejak jenjang sekolah dasar melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan lingkungan sosial dan budaya peserta didik. Nilai-nilai budaya Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah memiliki keselarasan dengan ajaran Islam sehingga berpotensi menjadi dasar dalam membentuk akhlak mulia siswa. Namun, implementasi integrasi nilai budaya tersebut dalam pembelajaran PAI masih perlu dikaji secara mendalam untuk mengetahui bentuk penerapannya serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi nilai budaya Minangkabau dalam pembelajaran PAI untuk pembinaan akhlak siswa di SDN 01 Batuhampar serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di SD Negeri 01 Batuhampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya Minangkabau dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pembiasaan di lingkungan sekolah. Nilai budaya yang diintegrasikan meliputi kato nan ampek, sopan santun, gotong royong, saling menghormati, dan tolong-menolong yang selaras dengan ajaran Islam. Faktor pendukung terdiri atas dukungan kepala sekolah, keteladanan guru, program budaya dan keagamaan sekolah, kerja sama dengan orang tua serta masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman guru terhadap budaya Minangkabau, kurangnya bahan ajar berbasis budaya lokal, pengaruh media sosial, dan terbatasnya pendampingan orang tua. Secara keseluruhan, integrasi nilai budaya Minangkabau memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan akhlak siswa.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Integrasi Nilai Budaya Minangkabau dalam PAI untuk Pembinaan Akhlak Siswa di SDN 01 Batuhampar, kec. Akabiluru, kab. Lima Puluh Kota.2026 · oai:ais:library-item:112784