Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Marginalisasi dan Keberadaan Masyarakat

Koleksi Perpustakaan•Yayasan Pustaka Obor Indonesia•5 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai kemampuan survival dari sebuah gerakan civil society komunitas marginal. Biasanya, kemampuan daya tahan hidup (survival) itu merupakan manifestasi kebersatuan dari mereka yang ditekan oleh berbagai pihak. Namun, pada kasus ini, Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mampu menunjukan bahwa kekuatan civil society mereka terbangun lewat budaya dan nilai-nilai keberadaban (civility) yang dipercaya pengikutnya. Kendati mengalami marginalisasi, JAI sebagai organisasi turut bergerak di beberapa bidang kehidupan masyarakat tanpa menonjolkan atribut-atribut organisasi, misalnya; gerakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi. Ironinya, era reformasi justru menunjukkan tingkat tekanan yang lebih kuat, walaupun begitu survivelitas JAI berikut aktivitas kejamaahannya tetap berjalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa JAI sebagai komunitas Islam marginal masih mampu mempertahankan keberadaannya sebagai civil society

Kata kunci

Political Science

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Marginalisasi dan Keberadaan Masyarakat2018 · oai:ais:library-item:76095

Publikasi terkait