Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini membahas kebahagiaan menurut Marcus Aurelius dalam karya monumentalnya yang berjudul meditations, tujuan penelitan ini adalah memperjelas secara umum tentang konsep kebahagiaan menurut Marcus Aurelius dalam pandangannya tentang Virtue berdasarkan buku Meditations. Metode yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun berbagai literatur, meliputi kitab, buku, jurnal, makalah, skripsi, dan artikel, yang diklasifikasikan sebagai sumber data primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik penalaran deduktif. Adapun teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis isi (content analysis), yaitu sebuah metode sistematis yang bertujuan untuk menelaah, menginterpretasi, dan mengelola isi pesan dari teks-teks terkait. Melalui karyanya, Meditations, Marcus Aurelius menekankan bahwa esensi kehidupan yang selaras dengan alam merupakan pilar fundamental dalam ajaran filsafat Stoikisme. Pemikiran Stoik yang dianutnya mengajarkan bahwa kepatuhan terhadap hukum alam mensyaratkan adanya keselarasan antara tindakan, akal budi, dan tatanan semesta. Filsafat Stoikisme yang direpresentasikan oleh Marcus Aurelius tidak sekadar menyajikan seperangkat prinsip moral universal yang kaku, melainkan juga mendorong individu untuk mengultivasi kebajikan (virtue). Kebajikan-kebajikan utama yang diajarkan mencakup kebijaksanaan, keberanian, keadilan, dan pengendalian diri, yang penerapannya dapat diadaptasikan secara fleksibel sesuai dengan dinamika dan kondisi spesifik yang dihadapi. Kata Kunci: Marcus Aurelius, filsafat Stoikisme, Kebahagiaan