Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Pemanfaatan Financial Technology (Fintech) Syariah Dalam Mengatasi Kesenjangan Akses Keuangan Pada Masyarakat Jorong Batang Tuhur Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•11 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Rauhan Syahri NIM 3322069 Judul Skripsi "Analisis Pemanfaatan Financial Technology (Fintech) Syariah Dalam Mengatasi Kesenjangan Akses Keuangan Pada Masyarakat Jorong Batang Tuhur Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman" Skripsi program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026, rauhansayhri@gmail.com Perkembangan teknologi digital telah mendorong hadirnya financial technology (fintech) syariah sebagai inovasi layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, yaitu bebas riba, maysir, dan gharar. Fintech syariah dipandang memiliki potensi besar dalam menjembatani kesenjangan akses keuangan formal, khususnya bagi masyarakat pedesaan yang selama ini sulit dijangkau oleh lembaga keuangan konvensional maupun syariah, salah satunya masyarakat Jorong Batang Tuhur, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan fintech syariah dalam mengatasi kesenjangan akses keuangan pada masyarakat Jorong Batang Tuhur, serta untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi masyarakat dalam menggunakan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 20 orang informan yang terdiri atas pelaku usaha mikro, petani, ibu rumah tangga, perangkat desa, pegawai, dan mahasiswa di Jorong Batang Tuhur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 dari 20 informan (55%) telah memanfaatkan fintech syariah, terutama melalui layanan digital banking Ollin by Nagari dan Byond by BSI (BSI Mobile), untuk transaksi transfer, penarikan tunai, pembayaran tagihan listrik, pembelian pulsa, dan belanja online. Pemanfaatan tersebut terbukti membantu masyarakat menghemat jarak dan waktu menuju lembaga keuangan di pusat kota serta sejalan dengan preferensi masyarakat terhadap prinsip bebas riba. Namun demikian, pemanfaatan fintech syariah masih terbatas pada fungsi pembayaran (payment), sementara fungsi peer-to-peer lending syariah dan pembiayaan usaha belum dimanfaatkan sama sekali, padahal mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani dan pedagang yang berpotensi membutuhkan permodalan usaha berbasis syariah. Adapun kendala utama yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan jaringan internet (dialami 17 dari 20 informan), kerumitan proses pendaftaran awal dan biaya administrasi, rendahnya literasi keuangan digital syariah bagi non-pengguna, serta minimnya sosialisasi berkelanjutan dari lembaga keuangan syariah. Dengan demikian, fintech syariah telah berkontribusi nyata dalam mengurangi kesenjangan akses keuangan masyarakat Jorong Batang Tuhur, tetapi potensinya sebagai solusi pembiayaan usaha mikro berbasis syariah belum tercapai secara optimal.

Kata kunci

Kata Kunci: Fintech Syariah, Kesenjangan Akses Keuangan, Inklusi Keuangan, Masyarakat Pedesaan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pemanfaatan Financial Technology (Fintech) Syariah Dalam Mengatasi Kesenjangan Akses Keuangan Pada Masyarakat Jorong Batang Tuhur Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman2026 · oai:ais:skripsi:21537

Publikasi terkait